0%
logo header
Selasa, 28 Juni 2022 12:50

Upaya Pemberantasan Narkoba Melalui “Sulsel Bersinar Gencarkan”, BNN: Ide Brilian dari Gubernur Andi Sudirman

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, memberikan sambutan saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2022, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (27/06/2022). (Istimewa)
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, memberikan sambutan saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2022, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (27/06/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan mendukung penuh Pemprov Sulsel dalam program “Sulsel Bersih Narkoba, Gerakan Cari Mantu Bersih Narkoba” atau berakronim: “Sulsel Bersinar Gencarkan”.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan, Brigjen Ghiri Prawijaya usai acara Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2022 yang digelar secara hybrid di Ruang Rapat Pimpinan, Kantor Gubernur Sulsel, Senin (27/06/2022).

Program tersebut dibawah teknis kendali Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dan merupkan program prioritas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Program ini juga tentu sangat mendukung program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran dan Gelap Narkotika (P4GN). Sebagai upaya pencegahan peredaran Narkoba di Sulsel.

Baca Juga : Diskominfo-SP Sulsel Raih Penghargaan Dari Inspektorat Sulsel

Ia menilai, program pencegahan penggunaan narkotika yang telah diluncurkan Pemprov Sulsel merupakan bentuk inovasi yang brilian untuk orang menjadi aware dan lingkungan keluarga merupakan faktor pendukung utama untuk keberhasilan pengobatan dari jerat narkotika.

“Saya kira inovasi yang brilliant dan jenius dari Bapak Gubernur, karena semua orang kan pasti akan menikah, ketika menikah harus ada keterbukaan, jadi orang harus aware, karena untuk pemakai narkoba pengobatannya harus dengan lingkungan juga, tidak bisa hanya diri sendiri, ligkungan juga harus support, dengan program ini diharapkan sama-sama mendukung dan membantu penyembuhan dari pengguna,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ghiri menyebutkan, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan tengah menggodok Petunjuk Teknik (Juknis) untuk menyediakan surat wajib melaksanakan rehabilitasi bagi calon pengantin yang telah terpapar narkotika.

Baca Juga : Dinilai Berkinerja Baik Menindaklanjuti Hasil Pengawasan APIP, Pemda Soppeng Raih Penghargaan

“Kami sedang menggodok dengan Dinas Kesehatan untuk membuat juknisnya kalau positif harus rehab atau ada surat rehab,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Andi Sudirman menekankan pentingnya upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika mulai dari lingkungan keluarga.

Secara umum program ini tentu, meliputi Edukasi perlunya rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika, Pembinaan layanan kesehatan dasar dalam rangka aksesbilitas rehabilitasi penyalahguna narkoba, Pengawasan fasilitas farmasi dalam rangka penyelamatan pecandu dan atau korban penyalahgunaan narkotika, Kordinasi institusi penyelenggara rehabilitasi dan Institusi Penerima Wajib Lapor.

Baca Juga : Serba-serbi Buka Puasa 10 Muharram ASN-Non ASN Pemprov Sulsel

Adapun tujuan dilaksanakan penadatanganan kerjasama antara BNN Prov. sulsel dengan Dinas Kesehatan Prov. Sulsel dan Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulsel adalah terjalinnya kerjasama dan sinergitas para pihak dalam pelaksanaan tes urine bagi calon pengantin dalam rangka mendukung program P4GN dan program pencanangan Sulsel Bersinar (bersih narkoba) dan Gencarkan Bersinar (Gerakan cari mantu bersih narkoba). (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646