0%
logo header
Rabu, 25 Mei 2022 03:04

Viral Penyerangan Geng Motor Dengan Senjata Tajam di Johar Baru, Polisi Tangkap 1 Orang Tersangka

Kabid Humas Polda Metro JayaKombes Pol Endra Zulpan dan jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti senjata tajam milik geng motor Jakarta Mystery, Selasa (24/05/2022). (Foto: Wahyu Widodo/Republiknews.co.id)
Kabid Humas Polda Metro JayaKombes Pol Endra Zulpan dan jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti senjata tajam milik geng motor Jakarta Mystery, Selasa (24/05/2022). (Foto: Wahyu Widodo/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Konvoi geng motor berujung penyerangan menggunakan senjata tajam sambil live instagram di Johar Baru, Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya menetapkan satu orang sebagai tersangka kasus.

Tersangka berinisial NR (21), juga sebagai admin IG Jakarta Mystery.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan kejadian itu terjadi pada Selasa, 17 Mei 2022 sekitar pukul 02.00 WIB.

Baca Juga : Polisi Tangkap 3 Pelaku Begal dengan Air Keras di Jaktim

Tersangka melakukan aksi penyerangan bersama teman-teman yang merupakan anggota geng motor “Jakarta Mystery”.

“Kemudian dilakukan penyelidikan dan didapatkan tersangka atas nama inisial NR yang merupakan pendiri geng motor “Jakarta Mystery” ia juga membawa senjata tajam,” ujar Zulpan dalam konferensi pers, Selasa (24/5/2022).

Zulpan menerangkan, modus para pelaku yaitu dengan mengunggah aksi penyerangan menggunakan senjata tajam itu ke media sosial guna mencari lawan.

Baca Juga : Polda Metro Jaya Larang Semua Kegiatan Khilafatul Muslimin

“Mereka (geng motor) konvoi dan mencari lawan secara acak jadi siapapun yang ditemui pengendara lain ini bisa menjadi korban kekerasan mereka,”  sambungnya.

Dalam kasus ini, sejumlah barang bukti turut diamankan antara lain 1 bilah celurit bergagang hitam dan satu buah gergaji.

Kemudian celurit hitam kemudian berwarna cokelat, lalu ada juga satu buah celurit berwarna emas dan bergagang hitam.

Baca Juga : Kronologi Penipuan Melalui Media Eletronik Sebesar Rp2,4 Miliar yang Berhasil Diungkap Polda Metro Jaya

Atas perbuatannya, penyidik menetapkan NR sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat RI Nomor 13 tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun penjara.

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646