0%
logo header
Selasa, 05 April 2022 10:09

Warga Patalassang Gowa Tutup Penuh Akses Jalan yang Rusak Parah

Warga di Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menutup akses Jalan Provinsi Bu'rung-bu'rung, Senin (04/04/2022). (Foto: Al-Ghifari/Warga Kabupaten Gowa).
Warga di Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menutup akses Jalan Provinsi Bu'rung-bu'rung, Senin (04/04/2022). (Foto: Al-Ghifari/Warga Kabupaten Gowa).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Warga di Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, terpaksa menutup akses Jalan Bu’rung-bu’rung dan HM Yasin Limpo, Senin (04/04/2022) kemarin.

Aksi blokde ini dilakukan waega lantaran jalan tersebut sudah berbulan-bulan tidak kunjungung diperbaiki.

Sejumlah titik di Jalan tersebut terpaksa ditutup karena sangat membahayakan pengguna jalan, sebab jalan tersebut berlubang dan rusak parah.

Baca Juga : Bantuan Pangan di Bontomarannu Sasar 2.788 Penerima, Husniah: Kita Lakukan Validasi Data

Penutupan jalan Itu menggunakan bambu atau kayu, meja, kursi dan bentangan spanduk bertuliskan nada protes.

Aksi protes berujung penutupan jalan ini membuat arus lalulintas menjadi macet, sehingga Pengendara yang melintasi jalan tersebut terpaksa memutar dan mencari jalan alternatif lainnya agar terhindar dari kemacetan.

Zulfikar, Salah satu Pengendara sepeda motor memilih memutar balik dan mencari jalan alternatif agar terhindar dari kemacetan.

Baca Juga : Dongkrak Akses Pertanian dan Wisata, Tiga Ruas Jalan di Tinggimoncong Akan Diaspal

“Lebih baik mecari jalur alternatif, daripada terkena macet,” ungkapnya.

Kata dia, sejak pagi antrian dan kemacetan kendaraan terjadi karena penutupan jalan yang dilakukan warga.

Mesipun begitu, ia juga mendukung aksi yang dilakukan warga lantaran jalan yang setiap hari ia lalui memang kondisinya rusak parah.

Baca Juga : Asmawati, Warga Pallangga Kini Nikmati Hidup Lewat Perbaikan Rumah dan Bantuan Usaha

“Semoga cepat ada respon dari pemerintah, kita lihat saja, jalan di sini memang sangat hancur,” ujarnya.

Kerusakan jalan itu, lanjutnya, mulai jembatan pertama hingga menuju perempatan jalan Bu’rung-bu’rung.

Ironinya, kerusakan ini terjadi sudah bertahun-tahun namun tak kunjung diperbaiki.

Baca Juga : Penanganan Stunting Jadi Prioritas, Pemkab Gowa Maksimalkan Program MBG 3B

Daeng Kulle, Salah seorang warga yang ikut melakukan aksi mengatakan jika pentupan jalan ini akan dilakukan hingga diperbaiki.

“Pokoknya kalau tidak diperbaiki, kami akan tutup sampai diperbaki”l,” ujarnya.

Menurut Daeng Kulle, penutupan jalan ini karena tidak adanya perhatian pemerintah terhadap jalan yang terbilang setiap hari dilalui masyarakat Patalassang.

Baca Juga : Penanganan Stunting Jadi Prioritas, Pemkab Gowa Maksimalkan Program MBG 3B

Bahkan, di Pattallassang sendiri akan menjadi ibukota kabupaten Gowa, dan perputaran perekonomian di Patalassang terbilang baik.

“Perputaran ekonomi di Pattallassang sendiri sangat besar, harusnya kami di perhatikan,” tegasnya. (*)

Penulis : Al-Ghifari (Warga Kabupaten Gowa)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646