0%
logo header
Selasa, 12 Desember 2023 07:43

Waspada Covid Omicron, Dinas Kesehatan Papua Selatan Terapkan Prokes

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Kepala Dinas Kesehatan Papua Selatan, dr. Benedicta Herlina Rahanggiar. (Istimewa)
Kepala Dinas Kesehatan Papua Selatan, dr. Benedicta Herlina Rahanggiar. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MERAUKE — Varian baru Covid-19 jenis Omicron kembali mewabah di Indonesia. Jumlah kasus Omicron kian hari kian meningkat di Indonesia. Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan kembali menerapkan protokol kesehatan (Prokes) di Bandara dan Pelabuhan Merauke.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahanggiar mengatakan, penerapan kembali protokol kesehatan (Prokes) dikarenakan kasus Covid-19 jenis Omicron kembali meningkat di Indonesia.

“Kita segera menerapkan protokol kesehatan di bandara dan pelabuhan. Selain kita akan jalankan vaksinasi, sehingga bagi masyarakat yang belum divaksin dasar maupun buster bisa segera menerima vaksin untuk meningkatkan kembali imun,” terang Benedikta di Swiss-belHotel Merauke, Senin (11/12/2023).

Baca Juga : Paslon Bisa Ajukan Gugatan ke MK, Pasca KPU Papua Selatan Umumkan Penetapan Suara Pilgub 2024

Guna melanjutkan pelaksanaan vaksinasi, lanjutnya, Kementerian Kesehatan akan segera mengirimkan sejumlah vaksin Covid-19 untuk Dinkes Provinsi Papua Selatan. Selanjutnya akan dibagikan ke dinas kesehatan di empat (4) kabupaten Selatan Papua.

Meskipun Merauke dan tiga kabupaten lainnya belum ditemukan kasus baru, namun sangat perlu untuk dilakukan antisipasi pencegahan. Namun sebelum itu, pihaknya akan melakukan rapat kerja bersama dengan para kepala dinas kesehatan di 4 kabupaten se Provinsi Papua Selatan maupun direktur-direktur rumah  saki uang ada guna membahas persoalan ini.

“Kita imbau kepada seluruh masyarakat di Papua Selatan yang belum vaksin segera ikutkan vaksin. Kami akan segera mengeluarkan edaran Gubernur Papua Selatan setelah rapat bersama,” tukasnya.

Baca Juga : Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 di Papua Selatan 78,12 Persen, Masih Tinggi Dibanding Nasional

Menurutnya, gejala yang dialami pada varian baru yakni Omicron hampir sama yakni demam, batuk pilek, nyeri-nyeri tulang. Dia mengimbau penderita yang sudah parah sakitnya  pola penanganannya lebih intens.

“Jika timbul gejala-gejala seperti demam, batuk pilek dan nyeri-nyeri tulang, segara lah memeriksakan diri ke petugas kesehatan terdekat. Pakailah masker jika keluar rumah dan istirahat yang cukup, makan makanan bergizi dan tidak mengonsumsi makanan yang manis-manis,” pesan dokter Benedikta Herlina. (*)

Penulis : Hendrik Resi
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646