0%
logo header
Selasa, 01 Februari 2022 08:23

WNA Asal China Jadi Tersangka Kantor Pinjol Ilegal

Redaksi
Editor : Redaksi
Ilustrasi Pinjaman Online.
Ilustrasi Pinjaman Online.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Polda Metro Jaya menetapkan tiga orang sebagai tersangka salah satunya WNA asal China dari buntut penggerebekan kantor Pinjaman Online (pinjol) ilegal di Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, dari ketiga tersangka salah satunya adalah seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China.

Adapun ketiga tersangka itu antara lain Direktur perusahaan pinjol, PT Jie Chu Technology berinisial YXC (38) dan dua WNI berinisial S (34) dan N (22).

Baca Juga : Ikuti Arahan Kapolri, Anggota Polda Metro Jaya Diperiksa Terkait Kasus Brigadir J

“YXC bertanggungjawab atas segala tindakan pemberian pinjaman, jangka waktu pinjaman, dan penagihan pinjol berbasis sistem,” kata Zulpan dalam Konferensi Pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (31/01/2022) kemarin.

Sedangkan tersangka S diketahui menjabat sebagai Komisaris. Selain itu, untuk tersangka N berperan sebagai Penagih ulUtang.

“N dia berperan sebagai reminder yang mengingatkan pelaku pembayaran awal menagih pakai bahasa sopan, kemudian berubah dengan bahasa yang menakuti kepada nasabah jika tidak kooperatif dengan cara mengirim Foto Copy KTP ke nomor telepon yang didapat di kontak HP nasabah, dan kata-kata yang bersifat ancaman,” bebernya.

Menurut Zulpan, penggerebekan kantor Pinjol ini diawali dari adanya informasi masyarakat. Pihak Kepolisian melakukan penggerebekan di Kantor tersebut usai menerima laporan itu.

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646