0%
logo header
Minggu, 03 Mei 2026 15:05

Tugu AMD Appabatu Selayar Direvitalisasi, Hidupkan Kembali Jejak Sejarah

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Dandim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto bersama Danramil Bontomatene, Kapten Inf. Ramli. [IST]
Dandim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto bersama Danramil Bontomatene, Kapten Inf. Ramli. [IST]

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Tugu ABRI Masuk Desa (AMD) yang berdiri sejak tahun 1981 di Dusun Appabatu, Desa Parak, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, kini tampil dengan wajah baru setelah direnovasi oleh Kodim 1415/Selayar.

Pembenahan tersebut tidak sekadar memperbarui tampilan fisik, tetapi juga menghidupkan kembali nilai historis kawasan Appabatu yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik penting dalam perjalanan perjuangan rakyat Selayar.

Secara historis, Appa’batu memiliki makna mendalam bagi masyarakat setempat. Nama itu diyakini sebagai simbol tempat berkumpulnya para pemuda dan rakyat pada masa perjuangan kemerdekaan. Di lokasi tersebut, semangat perlawanan dibangun melalui penyatuan tekad dan penyusunan strategi menghadapi tentara Belanda yang didukung pasukan NICA di wilayah Kota Benteng.

Baca Juga : Nelayan di Pulau Gusung Dapat Harapan Baru Lewat TMMD Selayar

Nilai perjuangan yang lahir dari kawasan ini kemudian sejalan dengan semangat kebersamaan dalam program ABRI Masuk Desa (AMD), yang kini dikenal sebagai TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Tugu AMD yang dibangun pada 1981 menjadi penanda bahwa program tersebut pernah hadir di wilayah ini. Pada bentuk awalnya, tugu menampilkan patung tentara bersama rakyat dengan membawa cangkul dan pacul, menghadap ke arah selatan menuju Kota Benteng sebagai pusat pemerintahan.

Namun, seiring waktu, kondisi tugu mengalami kerusakan dan kurang terawat. Melalui inisiatif Dandim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, tugu tersebut kemudian direnovasi agar kembali layak sebagai simbol sejarah.

Baca Juga : Progres TMMD Selayar Hari ke-10 Capai Hasil Positif, Berikut Rinciannya

Kini, tampilan tugu berubah dengan menghadirkan ikon baru berupa logo Kodim 1415/Selayar yang menampilkan gong nekara dan bambu kuning bersilang dengan senjata api, mencerminkan perpaduan nilai budaya dan semangat pertahanan. Pada sisi lainnya, terukir tulisan “Bersama Rakyat TNI Kuat”.Proses renovasi dikerjakan langsung oleh personel Kodim, Sertu Irwanto dan Serka Harlimin, yang menuntaskan pekerjaan dalam waktu sekitar dua minggu. Meski menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu, proses pengerjaan tetap berjalan lancar.

Perbaikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penggantian pagar yang telah berkarat, pembenahan struktur beton yang rusak, hingga pengecatan ulang seluruh bagian tugu termasuk prasasti. Tulisan pada prasasti lama yang mencatat peresmian AMD ke-V tahun 1981 kini kembali terlihat jelas, serta dilengkapi prasasti baru sebagai penanda renovasi tahun 2026.

Dandim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, menegaskan bahwa renovasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warisan sejarah sekaligus upaya menjaga ingatan kolektif masyarakat.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Tak Surutkan TMMD ke-128 di Selayar, Pembangunan Terus Berjalan

“Tugu ini bukan sekadar simbol program AMD, tetapi juga berada di kawasan yang memiliki nilai sejarah perjuangan rakyat. Kami ingin keberadaannya tetap terjaga agar generasi sekarang dapat memahami dan menghargai sejarah tersebut,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari masyarakat setempat. Kasman (41), warga Appabatu, mengaku bangga dengan perubahan tersebut.

“Kami sangat bersyukur. Dulu tugu ini kurang terawat, bahkan patungnya sempat rusak. Sekarang sudah bagus kembali dan mengingatkan kami pada sejarah perjuangan di tempat ini,” ungkapnya.

Baca Juga : TMMD 128 Selayar, Personel TNI AL Bangun Jalan hingga Sumur Bor

Dengan renovasi ini, Tugu AMD Appabatu tidak hanya kembali berdiri kokoh sebagai simbol pembangunan, tetapi juga sebagai penanda kuat sejarah perjuangan rakyat Selayar, ruang yang menyimpan semangat perlawanan dan kebersamaan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Penulis : Andi Rusman
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646