0%
logo header
Rabu, 29 September 2021 15:28

150 Dosen Dari Berbagai Provinsi akan Mengabdi di Kabupaten Gowa

Wakil Bupati Gowa abdul Rauf Malaganni bersama Pengurus Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia, Rabu (29/09/2021).
Wakil Bupati Gowa abdul Rauf Malaganni bersama Pengurus Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia, Rabu (29/09/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Ratusan dosen yang merupakan pengajar di Perguruan Tinggi Swasta atau PTS akan melakukan pengabdian di Kabupaten Gowa. Mereka pun berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia, antara lain di Sulawesi, Jawa, Kalimantan dan Sumatera.

Ketua Umum Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Buyung Romadhoni mengungkapkan, ada sekitar 150 dosen PTS yang tergabung dalam Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia akan melakukan pengabdian. Mereka akan mensosialisasikan hasil-hasil penelitian kepada masyarakat.

“Kita akan melakukan pengabdian dalam bentuk penyuluhan ke masyarakat terkait keilmuan apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan ini adalah peserta terbanyak karena melibatkan dosen dari sejumlah provinsi,” katanya, Rabu (29/09/2021).

Baca Juga : Beredar Pamflet KLB PC PMII Baubau, Ketua Komsat PMII UMB: Itu Mengada-ngada

Menurutnya, pengabdian ke masyarakat tersebut perlu dilakukan sebab dinilai sebagai dosen memiliki kewajiban mensosialisasikan hasil-hasil penelitian kepada masyarakat. Hingga saat ini pelaksanaan program pengabdian ini telah dilakukan di beberapa daerah seperti di Kabupaten Takalar dan Maros.

Sebagai langkah awal, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemetaan keilmuan dan mengelompokkan dosen atau kelompok yang diturunkan, sehingga lebih tertata dan terarah.

“Pihak pemerintah mengarahkan kami untuk melakukan pemetaan keilmuan lalu dilanjutkan dengan sosialisasi dan melakukan penyuluhan kemudian tindaklanjutnya dengan MoU jika dibutuhkan dalam jangka panjang oleh masyarakat,” jelas Buyung.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998