0%
logo header
Minggu, 21 Januari 2024 20:37

Aksi Penyerangan Polsek Bomakia Boven Digoel, Ini Penyebabnya

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Polsek Bomakia, Kabupaten Boven Digoel. (Foto: Humas Polda Papua)
Polsek Bomakia, Kabupaten Boven Digoel. (Foto: Humas Polda Papua)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MERAUKE – Aksi penyerangan Polsek Bomakia, Polres Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan diserang oleh sekelompok warga, Jumat (19/01/2024) lalu, memunculkan sejumlah pertanyaan di kalangan masyarakat.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo melalui siaran Pers yang diterima republiknews.co.id pada Ahad (21/01/2024), memberikan klarifikasi terkait faktor penyebabnya.

Benny Ary Wibowo menjelaskan, insiden penyerangan bermula dari acara pesta muda-mudi yang berlangsung Kamis 18 Januari 2024.

Baca Juga : Bocah 3 Tahun Hilang Terjatuh di Sungai Digoel Papua Selatan

Pesta yang berlangsung malam hari itu terjadi perkelahian antar dua kelompok yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.

“Saat acara berlangsung, terjadi keributan dan berujung perkelahian yang menyebabkan satu orang meninggal dunia,” jelas Kabid Humas.

Ia menerangkan, buntut dari perkelahian yang berakibat tewasnya salah seorang warga, memicu kemarahan keluarga korban.

Baca Juga : Polri Buru KKB Papua Pembunuh Pendeta dan 9 Warga

Akhirnya Jumat pagi, sekelompok massa mendatangi Mapolsek dan menuntut agar para pelaku penganiayaan yang memicu korban meninggal ditangkap.

Personel Polsek Bomakia pun bergerak cepat dan berhasil menangkap seorang terduga pelaku penganiayaan dan diamankan ke Polsek.

Pasca penangkapan satu terduga pelaku, sekelompok massa mendatangi Mapolsek dan menuntut agar terduga pelaku diserahkan. Namun kapolsek menolak sehingga diserang massa.

Baca Juga : Karyawan PLN di Wamena Tewas Tersengat Arus Listrik Saat Bersihkan Ranting Pohon di Kabel Instalasi

“Kapolsek sempat berupaya memberikan penjelasan untuk meredam emosi massa, namun massa tidak terima, sehingga massa melakukan penyerangan Polsek Bomakia dan menganiaya Kapolsek serta anggota,” ungkap Benny.

Selain menyerang Mapolsek Bomakia, lanjutnya, massa juga merusak rumah warga serta Balai Kampung Boma. “Bukan hanya Kantor Polsek yang diserang, tapi juga empat rumah terduga pelaku serta Balai Kampung Boma I dirusak massa,” bebernya.

“Beruntung Kapolsek dan anggotanya dapat menyelamatkan diri dan hanya menyebabkan luka ringan,” tambahnya.

Baca Juga : Safari Ramadhan di Masjid Sarmi, Kabid Humas Polda Papua Ajak Sesama Muslim Saling Mengingatkan

Guna meredam aksi anarkis massa, Kapolres Boven Digoel mengerahkan personel BKO untuk mengamankan situasi di sekitar Polsek.

“Saat ini situasi di Distrik Bomakia kembali aman dan kondusif masyarakat kembali aktivitas seperti biasanya,” tandasnya. (*)

Penulis : Hendrik Resi
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646