REPUBLIKNEWS.CO.ID, WAJO – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras melakukan kunjungan kerja ke Gudang Perum Bulog Cabang Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (8/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan cadangan beras pemerintah aman dan kualitas beras tetap terjaga serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan ini, Andi Iwan Aras didampingi oleh Anggota DPRD Sulsel Sultan Tajang, Anggota DPRD Wajo dari Fraksi Gerindra Herman Arif, serta Kepala Dinas Pertanian dan pimpinan Bulog setempat.
Baca Juga : 16 Hotel Meriahkan Fun Padel Tournament ala Aston Makassar
Sebelum Ketua DPD Gerindra Sulsel itu mengecek kondisi penyimpanan beras, ia sempat mendengarkan paparan dari pimpinan Bulog terkait cadangan pangan yang saat ini tersedia di Gudang Bulog.
Pada kesempatan itu, Wakil Pimpinan Cabang Bulog Kabupaten Wajo menjelaskan bahwa stok beras pemerintah masih dalam kondisi aman dan distribusi pangan terus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Andi Iwan Aras mengatakan, pengawasan terhadap ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian penting DPR RI, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan pasar.
Baca Juga : Darmawangsyah Muin Resmi Dilantik Nakhodai KONI Sulsel, Pasang Target 10 Besar di PON 2028
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak mengalami kekhawatiran terhadap ketersediaan beras. Dari hasil pengecekan, untuk setahun kedepan stok yang ada saat ini cukup dan aman,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan cadangan beras pemerintah memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
Ia menambahkan, pemerintah pusat terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui berbagai kebijakan, termasuk penyerapan gabah petani dan penguatan stok cadangan nasional.
Baca Juga : Pastikan Kelistrikan Aman dan Legal, PLN Imbau Masyarakat Cek Kelistrikan Sebelum Beli atau Sewa Rumah
“Kalau stok pangan terjaga, harga di pasaran juga bisa lebih stabil. Ini penting agar daya beli masyarakat tetap aman,” tegas Andi Iwan Aras.
Selain itu Andi Iwan juga menekankan bahwa selain ketersediaan, kualitas beras yang disalurkan melalui program bantuan pangan maupun skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) harus dijaga.
“Kualitas beras sangat penting harus terus dijaga, serta distribusinya tepat waktu dan tepat sasaran, kita ingin benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” demikian Andi Iwan Aras. (*)
