REPUBLIKNEWS.CO.ID, SIDRAP — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan Darmawangsyah Muin hadir melantik Pengurus KONI Kabupaten Sidrap masa bakti 2025-2029.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap menjadi langkah awal dalam membangun struktur organisasi olahraga yang lebih aktif hingga ke tingkat daerah.
Darmawansyah mengatakan, keberadaan kepengurusan KONI di daerah tidak hanya berfokus pada penguatan struktur organisasi, tetapi mulai diarahkan pada target yang lebih konkret. Antara lain, memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi daerah, dan membuka jalan bagi atlet Sulsel untuk menembus kompetisi nasional hingga internasional.
Baca Juga : Pastikan Kondisi Telah Aman dan Kondusif, NIPAH PARK Beroperasi Normal Pasca Kebakaran
“Alhamdulillah ini menjadi ketiga, setelah Pengurus KONI Maros dan Jeneponto kita sudah lantik. Kita berharap ini menjadi perhatian bagi semua pengurus KONI di daerah untuk terus melakukan pengembangan olahraga,” katanya, dalam kegiatan, kemarin.
Menurutnya, konsolidasi organisasi menjadi penting karena prestasi olahraga Sulsel tidak bisa dibangun hanya dari tingkat provinsi. Kekuatan olahraga, justru bertumpu pada kemampuan setiap kabupaten dan kota dalam melahirkan atlet potensial serta memastikan proses pembinaannya berjalan secara berkelanjutan.
“Pada Pekan Olahraga, Seni, dan Pelajar (Porsenijar) awal Juli 2026, Sidrap berhasil keluar sebagai juara umum sekaligus memutus dominasi Makassar. Ini menandakan bahwa atlet di daerah juga berpotensi luar biasa,” tegas Wakil Bupati Gowa ini.
Baca Juga : Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81 RI, Pemkot Makassar Matangkan Seluruh Persiapan
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa prestasi tidak boleh diukur dari seberapa besar anggaran yang tersedia. Sebab, dirinya menganggap komitmen pengurus, kualitas pembinaan dan keberanian melakukan terobosan menjadi faktor yang menentukan.
“Jelasnya, ini bukan dilihat dari banyaknya anggaran yang membuat kita berprestasi, tetapi kesungguhan kita,” tegasnya.
Karena itu, KONI daerah didorong lebih kreatif membangun kerja sama dan sponsorship. Pendekatan tersebut dinilai penting agar pembinaan atlet tidak terhenti hanya karena keterbatasan anggaran pemerintah.
Baca Juga : Hadirkan Program Beli Motor Gratis Motor, Cara PT SJAM Peringati 70 Tahun Yamaha Indonesia dan HUT RI ke-81
Dalam konteks kepemimpinannya di KONI Sulsel, Darmawangsyah juga mulai menempatkan prestasi atlet sebagai prioritas utama. Atlet yang mampu menunjukkan prestasi di Porprov akan mendapat peluang untuk dibawa ke level yang lebih tinggi.
“Siapa pun yang punya prestasi di Porprov akan kita bawa, kita masukkan ke klub, dan kita fasilitasi untuk bertanding lebih tinggi,” katanya.
Pernyataan itu memperlihatkan ambisi Darmawangsyah membangun jalur prestasi yang lebih jelas bagi atlet daerah. Porprov tidak ingin diposisikan sekadar sebagai kompetisi antar kabupaten, tetapi sebagai salah satu pintu seleksi menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi.
Baca Juga : Indosat, Nokia, dan NVIDIA Kolaborasi Hadirkan Zankore, Platform AI Terintegrasi untuk Asia-Pasifik
Sementara, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif meminta pengurus KONI yang baru dilantik tidak sekadar menjalankan rutinitas organisasi, tetapi membawa perubahan terhadap posisi Sidrap dalam peta olahraga Sulsel.
Syaharuddin mengingatkan hasil Porprov 2022 ketika kontingen Sidrap hanya berada di peringkat ke-24. Posisi tersebut, menurutnya, harus menjadi titik evaluasi untuk menatap Porprov 2026.
“Kita mau ada perubahan. Tahun ini harus meningkat. Kita harus berada di papan tengah atau kalau bisa papan atas,” harapnya.
Baca Juga : Indosat, Nokia, dan NVIDIA Kolaborasi Hadirkan Zankore, Platform AI Terintegrasi untuk Asia-Pasifik
Ia juga meminta KONI Sidrap membangun tata kelola organisasi yang bersih dan transparan. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembinaan.
Sementara itu, Ketua KONI Sidrap Sahabuddin mengungkapkan, persiapan menghadapi Porprov 2026 telah dilakukan melalui proses seleksi dan kualifikasi.
Dari 29 cabang olahraga prestasi yang mengikuti seleksi dan kualifikasi Porprov pada 2025, sebanyak 25 cabang olahraga berhasil meloloskan atletnya.
Baca Juga : Indosat, Nokia, dan NVIDIA Kolaborasi Hadirkan Zankore, Platform AI Terintegrasi untuk Asia-Pasifik
Secara keseluruhan, terdapat 299 atlet, pelatih, dan ofisial asal Sidrap yang lolos untuk mengikuti Porprov 2026.
“Jumlah ini menjadi modal awal bagi kepengurusan baru untuk membuktikan target peningkatan prestasi yang telah dicanangkan,” katanya singkat.
