Andi Syafiuddin Patahuddin Aklamasi Pimpin POBSI Sulsel

  • Bagikan

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulsel, Minggu (04/07/2021), secara aklamasi memilih dan menetapkan Andi Syafiuddin Patahuddin sebagai Ketua POBSI Pengprov Sulsel Masa Bakti 2021-2025.

Pada Musprov POBSI yang dibuka Ketua Umum KONI Sulsel diwakili Plt Sekum KONI Sulsel M. Dahlan Abubakar di Hotel Denpasar Makassar tersebut, Anggota Komisi D DPRD Sulsel dari Fraksi PKS tersebut merupakan satu-satunya nama yang terjaring panitia terhitung 20 s.d. 30 Juni 2021.

Ketua Panitia Musprov Syafruddin Rahim melaporkan, hingga pukul 10.00, tiga jam menjelang Musprov berlangsung, nama Andi Syafiuddin Patahuddin tetap tunggal sebagai bakal calon.

Sidang Pleno I  Musprov dipimpin Plt Sekum KONI Sulsel untuk membahas tata tertib sidang-sidang Musprov. Sidang  kemudian memilih tiga pimpinan  sidang pleno II yang kemudian terpilih M.Faisal (Pengcab Pinrang) sebagai ketua didampingi Drs.Syafruddin Rahim (Pengprov POBSI Sulsel) sebagai wakil ketua/anggota dan Andi Asharyanti, S.Pd. M.M. (Pengcab Sinjai) sebagai sekretaris/anggota.

M.Faisal menuntaskan tata tertib pemilihan sebelum memberi kesempatan kepada 15 pemilik suara yang hadir langsung plus satu peserta yang mengikuti Musprov secara virtual untuk memberikan pilihannya. Mereka sepakat memilih Andi Syafiuddin Patahuddin yang dilahirkan di Tanrutedong Sidrap 12 September 1968 memimpin pengurus provinsi olahraga bola sodok ini empat tahun ke depan.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) POBSI  diwakili Sekjen PB POBSI Robby Suardi yang hadir secara virtual pada Musprov ini menyampaikan terima kasih kepada POBSI Sulsel yang segera merespon dilaksanakannya Musprov ini. Dia mengharapkan, prestasi atlet biliar Sulsel Kadir Ismail yang meraih medali perunggu di SEA Games lalu dapat diikuti  prestasi para atlet biliar lainnya di Sulsel.

“Prestasi ini merupakan motivasi yang baik bagi para atlet lainnya.Tingkatkan perus profesionalitas pengelolaan organisasi secara baik. Yang tidak kalah pentingnya, Pengprov Sulsel perlu menggalakkan publikasi melalui media sosial yang kuat. Yang jadi masalah sekarang adalah bagaimana mencari materi yang akan dipublikasikan melalui sosial media tersebut,” ujar Robby Suardi.

Plt Sekum KONI Sulsel M. Dahlan Abubakar atas nama Ketua Umum KONI Sulsel mengemukakan, olahraga biliar ini memiliki sejarah masa lalu yang cukup gemilang karena pernah menyumbang medali emas pada PON. Saat ini kita perlu menemukan atlet-atlet baru sebagai pelapis atlet yang ada sekarang.

Andi Syafiuddin Patahuddin dalam sambutan pertamanya setelah terpilih sebagai Ketua Pengprov POBSI Sulsel berjanji ingin menjadikan Sulsel sebagai gudang atlet biliar berprestasi. Oleh sebab itu, dia minta kepada para pengurus POBSI Sulsel yang sudah senior agar tetap mendampinginya selama mengemban amanah memimpin organisasi ini.

Dia mengatakan, misi kepemimpinannya ke depan bagaimana mengolaborasikan empat pilar pembinaan, yakni pemerintah, pengurus, atlet, dan pihak ketiga, yakni kalangan pengusaha. Ketiganya saling berkontribusi. Jika para atlet memperlihatkan prestasi, maka akan mudah mengundang ssponsor dari kalangan pengusaha.

Andi Syafiuddin Patahuddin yang akan menyusun komposisi kepengurusan POBSI Sulsel secepatnya itu, sebelumnya menjabat Ketua Pengurus Cabang POBSI Luwu Timur selama dua periode. Sehubungan dengan keterpilihannya sebagai Anggota DPRD Sulsel periode 2019-2024, dia hijrah ke Makassar. Pada Porda XIII/2006 Kabupaten Bone, dia tercatat sebagai salah seorang atlet biliar.

Ke depan, dia akan membagi tiga wilayah penanganan Pengcab POBSI se-Sulsel guna memudahkan koordinasi dengan Pengprov. Tiap wilayah akan dikoordinasikan masing-masing oleh wakil ketua. Oleh sebab itu, Andi Syafiuddin meminta izin kepada PB POBSI agar diberi kebijakan menyusun tiga posisi wakil ketua dalam kepengurusannya.

Pengprov POBSI Sulsel sebenarnya sudah berakhir masa baktinya September 2019, kemudian diperpanjang hingga April 2020. Musprov yang direncanakan berlangsung kemudian terkendala dengan merebaknya pandemi Covid-19 awal Maret 2020. PB POBSI kemudian menunjuk Ir.Feliz Lugianto sebagai karetaker Ketua Pengprov POBSI Sulsel hingga pelaksanaan Musprov.

Musprov sedianya diikuti 20 pengurus cabang yang sudah terbentuk, namun hanya diikuti 16 peserta yang memiliki hak suara. Ketua Panitia Drs.Syafruddin Rahim menjelaskan, pelaksanaan Musprov ini hanya dipersiapkan sebulan, setelah beraudiensi dengan Pengurus KONI Sulsel. (MDA)

  • Bagikan