0%
logo header
Selasa, 20 Oktober 2020 23:13

APMSM Bagi 5000 Selebaran Tolak Kedatangan Jokowi di Sultra

Falihin
Editor : Falihin
APMSM saat membagikan selebaran di perempatan lampu merah Pasar Baru Kendari, Selasa (20/10/2020)
APMSM saat membagikan selebaran di perempatan lampu merah Pasar Baru Kendari, Selasa (20/10/2020)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, Kendari – Aliansi Pemuda dan Masyarakat Sultra Menggugat (APMSM) menggelar aksi bagi-bagi 5000 selebaran di perempatan lampu merah Pasar Baru terkait penolakan kedatangan Presiden RI Joko Widodo.

Kordinator aksi, Ahmad Yayat Tikori mengatakan, selebaran yang mereka bagikan sebagai bentuk konsolidasi untuk sama-sama bergabung dalam aksi penolakan kedatangan Presiden RI pada tanggal 21 dan 22 oktober mendatang.

“Benar, 5000 Selembaran yang kami bagikan. jadi setiap kendaraan kami kasih satu lembar. isu dan alasan kami menolaknya semua sudah tertera dalam isi selembaran tersebut,” ucap AYT saat ditemui Republiknews.co.id di lokasi aksi, Selasa (20/10/2020).

“Saya fikir, tak perlu panjang lebar. Artinya, beberapa elemen mahasiswa dan masyarakat tentu sudah faham alasan kami menolaknya. Ditambah lagi akhir pekan ini rentatan pers rilis menerbitkan sambutan penolakan Bapak Jokowi dengan berbagai alasan. Intinya, Sulawesi Tenggara ingin melihat tanggung jawab Bapak Jokowi dalam menyelesaikan kasus-kasus yang ada di Sultra, utamanya juga Omnimbus Law,” sambungnya.

Pria yang dikenal dengan nama AYT ini menambahkan, melalui bagi-bagi selebaran tersebut sangat menaruh harapan agar pembaca bisa bergabung dalam aksi nantinya.

“Harapan kami, ketika selebaran dibaca semoga pembaca tersentuh nuraninya agar kemudian bisa bergabung dalam aksi unjuk rasa penyampaian aspirasi saat nanti,” tutupnya. (Akbar Tanjung)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646