0%
logo header
Jumat, 14 Oktober 2022 17:45

Bakal Jadi Kekuatan Baru, Kader Partai Republik di Sulsel Pilih Gabung Hanura

Rizal
Editor : Rizal
Para kader Partai Republik yang bergabung dengan Partai Hanura berfoto bersama Ketua Hanura Sulsel, Amsal Sampetondok, Kamis (13/10/2022). (Foto: Istimewa)
Para kader Partai Republik yang bergabung dengan Partai Hanura berfoto bersama Ketua Hanura Sulsel, Amsal Sampetondok, Kamis (13/10/2022). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Kader Partai Republik di Sulawesi Selatan ramai-ramai memilih bergabung dengan Partai Hanura. Mereka pun menyambangi Sekretariat DPD Hanura Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Kamis (13/10/2022) untuk menegaskan diri bergabung ke partai besutan Oesman Sapta Oddang itu.

Mereka dikomandoi langsung oleh mantan Ketua DPW Partai Republik Sulsel, Sudarsono dan mantan Sekretaris DPW Partai Republik Sulsel, Adriana.

Mereka pun disambut oleh Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sampetondok didampingi sejumlah pengurus. Pertemuan diawali dengan diskusi untuk pengenalan visi dan misi partai.

Baca Juga : Indosat dan Google Cloud Komitmen Wujudkan Pengalaman Digital Berbasis AI di Indonesia

Usai pertemuan tersebut, mantan Ketua DPW Partai Republik Sulsel, Sudarsono mengklaim sebanyak 22 pengurus DPD Partai Republik kabupaten/kota di Sulsel yang sebelumnya telah dibentuk, juga menyatakan ikut berlabuh ke Partai Hanura.

“Totalnya sudah 1000-an (mantan kader Partai Republik) yang beralih. Sampai pengurus tingkat PAC (ranting) juga,” kata Sudarsono.

Ia pun menegaskan, kader yang ikut hijrah, tanpa paksaan. Katanya, DPW Partai Republik Sulsel sebelumnya sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah pengurus DPD Partai Republik sebelum mengambil sikap.

Baca Juga : Jelang Idul Adha, TPID Gowa Cek Stok dan Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

Dua daerah yang tidak ikut bergabung ke Partai Hanura yakni Luwu dan Toraja Utara. Itu pun, lanjut Sudarsono, karena memang tidak ada terbentuk pengurus Partai Republik di dua daerah tersebut.

Sudarsono menjelaskan, sebetulnya Partai Republik belum dinyatakan tidak lolos oleh KPU untuk jadi peserta Pemilu 2024 mendatang. Namun, katanya, melihat situasi saat ini, tidak ada peluang lagi untuk lolos jadi peserta. Ia pun mengatakan, sudah menyampaikan pengunduran dirinya kepada DPP Partai Republik.

“Jadi kami yang bergabung. Saya lihat dari kepemimpinan dan figur dari ketua DPD Hanura Sulsel yang kami ikuti, sehingga kami memilih untuk bergabung,” jelas Sudarsono.

Baca Juga : Keluarkan Rekomendasi, Telapak Tegaskan Tak Ada Pelanggaran HAM di Kawasan Konsesi Blok Tanamalia PT VI

Sementara itu, Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sampetondok mengaku senang dengan bergabungnya sejumlah mantan kader Partai Republik ke partai yang dipimpinnya.

Ia menjelaskan, hasil pertemuannya dengan Sudarsono sebelum resmi menerimanya sebagai anggota Partai Hanura. Kata Amsal, mantan pengurus Partai Republik menilai, Hanura punya potensi untuk melenggang jauh di Pemilu 2024 mendatang, khususnya di Sulsel.

“Yang kedua, mereka juga melihat platform dari Partai Hanura yang merupakan partai nasionalis. Juga melihat figur ketua Hanura Sulsel yang agresif untuk membesarkan partai, sehingga mereka yakin Hanura akan jadi salah satu partai yang besar di Sulsel,” ungkapnya.

Baca Juga : PLN Goes To Campus Sambangi Unismuh Makassar, Mahasiswa Diedukasi Informasi Kelistrikan

“Ini tentu akan membuat Partai Hanura semakin besar dan bisa menjadi pemenang. Mereka nantinya akan jadi kekuatan baru Partai Hanura agar bisa membawa Hanura menjadi pemenang di tiap kancah politik ke depannya,” demikian Amsal. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646