0%
logo header
Selasa, 26 Maret 2024 21:05

Beri Pelatihan GenSi di Wilayah Terluar Indonesia, Indosat Pacu Perkembangan Digital

Chaerani
Editor : Chaerani
Indosat bersama BPPTIK Kominfo RI, dan Cisco saat menggelar pelatihan GenSi di Minahasa Utara, kemarin. (Dok. Indosat Ooredoo Hutchison)
Indosat bersama BPPTIK Kominfo RI, dan Cisco saat menggelar pelatihan GenSi di Minahasa Utara, kemarin. (Dok. Indosat Ooredoo Hutchison)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MINAHASA UTARA — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) berkolaborasi dengan Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kominfo RI, dan Cisco, sebuah perusahaan teknologi terdepan di dunia mendorong keterlibatan generasi muda dan perempuan di wilayah terluar Indonesia untuk melek digital.

Upaya ini diwujudkan dengan menggelar program pelatihan bidang TIK dalam kerangka Digital Transformation Centers (DTC) Initiatives Framework bersama dengan program Generasi Terkoneksi (GenSi). Kegiatan ini pun pertama kalinya dijalankan di Minahasa Utara selama tiga hari atau sejak 19 hingga 21 Maret 2024 dengan melibatkan 550 peserta secara langsung.

SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison Steve Serang mengatakan, program ini merupakan pelatihan keterampilan digital bagi masyarakat yang tinggal di daerah terluar Indonesia yang bertujuan untuk menutup kesenjangan digital di Tanah Air. Sehingga meningkatkan produktivitas dan kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca Juga : Indosat dan Mastercard Kolaborasi Hadapi Tantangan Keamanan Siber

“GenSi adalah bentuk konkret komitmen kami dalam menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia. Kami percaya kemutakhiran teknologi akan dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal apabila didukung oleh sumber daya manusia yang berdaya,” katanya dalam keterangannya, Selasa, (26/03/2024).

Lanjutnya, pihaknya pun terus berupaya untuk menutup kesenjangan digital di Indonesia, terutama di daerah terluar. Bersama BPPTIK Kominfo dan Cisco, Indosat optimis dapat membuka pintu menuju peluang tanpa batas, mengoptimalkan potensi lokal yang ada, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air.

Sementara, Kepala BPSDM Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Hary Burdiarto menjelaskan, kolaborasi antara BPSDM Kominfo melalui BPPTIK, Indosat, dan Cisco merupakan bentuk kerjasama pengembangan SDM Bidang TIK dalam kerangka “ITU Digital Transformative Center Framework”

Baca Juga : Satgas PASTI Blokir 13 Entitas Pinjol Ilegal, Modus Investasi Tanpa Izin

“Dengan kolaborasi ini, akan membuka akses digital bagi talenta muda, perempuan, dan UMKM di wilayah terluar Indonesia untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan digital yang dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian digital di wilayah tersebut, ujarnya.

Ia pun berharap program-program yang dihadirkan tersebut dapat menjadi pendorong utama dalam memberdayakan komunitas lokal untuk aktif berkontribusi dalam era digital yang terus berkembang.

Di tempat yang sama, Managing Director Cisco Indonesia Marina Kacaribu mengungkapkan, seiring teknologi semakin terintegrasi dalam kehidupan saat ini, maka penting baginya untuk memberikan edukasi dan meningkatkan keterampilan masyarakat agar memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk bersama-sama berpartisipasi dalam ekonomi digital.

Baca Juga : Tatap Pilkada Soppeng, Suwardi Haseng Intens Temui Masyarakat demi Dongkrak Elektabilitas

“Untuk mewujudkannya, kolaborasi yang erat antara masyarakat dan juga perusahaan menjadi penting agar dapat memunculkan lebih banyak talenta digital baru di Indonesia dan menutup kesenjangan digital. Kami senang dapat berkolaborasi dengan Indosat dan BPPTIK Kominfo untuk memperluas jangkauan Cisco Networking Academy, salah satu program pelatihan keterampilan pekerjaan terkemuka di dunia, hingga ke wilayah timur Indonesia,” terangnya.

Dalam kerangka kolaborasi ini, BPPTIK Kominfo bertindak sebagai sponsor bagi pemerintah setempat dan turut menyediakan fasilitator untuk memberikan pelatihan kepada peserta program GenSi.

Dalam kesempatan tersebut, Indosat mengalokasikan kartu perdana baru dengan akses internet gratis untuk mendukung proses pembelajaran. Sementara, Cisco menjadi penyedia pelatihan dan kurikulumnya melalui Cisco Networking Academy dengan menyediakan modul pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan program GenSi, seperti pengenalan kepada keamanan siber, pengetahuan dasar internet, serta IoT dan transformasi digital bagi wirausahawan untuk mendukung para peserta program GenSi dalam menjalankan kewirausahaan digital.

Baca Juga : Revitalisasi Kompleks Makam Arung Palakka dan Pattingalloang, Bupati Gowa: Terimakasih Polda Sulsel

“Melalui sinergi dari ketiga pihak ini, diharapkan program GenSi dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat terluar Indonesia untuk menghadapi era digital yang semakin kompleks,” harap Marina.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646