0%
logo header
Minggu, 13 November 2022 16:32

Bersama Gus Menteri Agama, Ashabul Kahfi Harap Ada Asrama di Selayar Khusus Pelajar dari Pulau

Asril Astian
Editor : Asril Astian
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, berbincang dengan Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi, saat menghadiri Kegiatan Silaturahmi Antar Tokoh Agama di UPT Asrama Embarkasi/Debarkasi Haji Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (13/11/2022). (Istimewa)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, berbincang dengan Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi, saat menghadiri Kegiatan Silaturahmi Antar Tokoh Agama di UPT Asrama Embarkasi/Debarkasi Haji Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (13/11/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi, berharap ada Asrama (hunian) bagi pelajar di Kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, asal pulau-pulau sekitar Selayar.

Hal itu diungkap Anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu saat menghadiri Kegiatan Silaturahmi Antar Tokoh Agama di UPT Asrama Embarkasi/Debarkasi Haji Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (13/11/2022).

“Ini Aspirasi datang dari orang tua pelajar yang kesulitan memperoleh hak belajar dan menuntut ilmu keagamaan di Selayar saat cuaca sedang tidak bersahabat. Bagaimana kita membayangkan perasaan anak-anak saat sedang bersemangat bersekolah namun terkendala transportasi tidak berfungsi kala cuaca buruk,” kata legislator asal Sulawesi Selatan ini.

Baca Juga : BNPB Beri Bantuan DSP Rp 2,5 Miliar Beserta Logistik untuk Bencana di Sulsel

Keadaan serupa pernah pula dialami Kahfi ketika aktif menjadi civitas akademika dan diberi tugas mengajar di daerah kepulauan. Hanya saja jika menjadi pendidik justru dirinya diberi upah, berbeda dengan pelajar yang berasal dari sekolah baik sekolah negeri maupun swasta.

“Karena pernah mengalami hal serupa, dengan adanya bapak Menteri Agama RI, Gus Menteri Yaqut kita berharap ada Asrama di Kota Benteng Selayar, hunian khusus anak didik dari pulau-pulau sekitar Selayar,” ungkapnya.

Selain memperjuangkan Asrama bagi pelajar kepulauan, Kahfi juga memuji program Moderasi Keagamaan dari Kemenag RI. Kahfi menuturkan Negara Indonesia dengan beragam etnik, suku, budaya dan agama berbeda sudah seharusnya diperkuat program seperti Moderasi Keagamaan.

Baca Juga : Ketua Komisi VIII DPR RI Apresiasi Warga DDI Usulkan Anregurutta AGH Ambo Dalle Jadi Pahlawan

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya berharap program Moderasi Keagamaan akan semakin mengakar dan merata hingga pelosok tanah air. Sebagai negara yang luas dan masuknya Program Moderasi Keagamaan dalam RPJMN isu intoleransi dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara mampu ditepis.

“Seperti yang kita ketahui, Moderasi Keagamaan adalah perilaku kita beragama di dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Agar dalam beragama kita tidak ke kiri maupun ke kanan,” ujarnya.

“Suatu kebanggaan warga Sulawesi Selatan memiliki seorang wakil rakyat yang mampu berfikir hingga ke pulau paling ujung. Kami berharap aspirasi warga melalui Ketua Komisi VIII DPR RI ini mampu kami wujudkan,” kata Gus Menteri Yaqut Cholil Qoumas.

Baca Juga : Arazak Petarung 2024 Lahir dari Rahim Pedagang

Usai menghadiri Kegiatan Silaturahmi Antar Tokoh Agama di Sulawesi Selatan, Gus Menteri Yaqut Cholil Qoumas kemudian pamit untuk bertolak ke Solo untuk mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo dalam rangka tugas kenegaraan. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646