REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE — Pembahasan aturab APBD 2021 yang diselenggarakan di Bali dan dihadiri oleh Wakil Rakyat di Kabupaten Bone menuai pro dan kontra. Pasalnya bimbingan teknis tersebut diselenggarakan pada saat pandemi dan wakil rakyat di Kabupaten berbondong-bondong ke daerah yang terkenal dengan sebutan Pulau Dewata itu.
Terkait pro dan kontra tersebut, salah satu anggota DPRD Bone dari Dapil 3, Bustanil Arifin Amri (BAA) yang dihubungi via membenarkan adanya bimtek di Bali.
“Iya, memang ada bimtek di Bali. Bimtek itu sangat dibutuhkan karena adanya aturan baru yang berkaitan tentang aturan APBD 2021,” ujarnya, Minggu (10/08/2020).
Baca Juga : Pemkab Gowa Genjot Optimalisasi Aset Tanah untuk Pacu PAD dan Investasi
BAA yang akrab disapa Ifing itupun menambahkan bahwa pemilihan tempat bimtek di Bali adalah keputusan Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi), bukan keputusan anggota DPRD Bone.
Walaupun kegiatan bimtek anggota DPRD Bone di Bali sedang berlangsung, namun Ifing yang merupakan Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Bone itu mengaku tidak mengikuti bimtek tersebut karena adanya tugas dari partainya yang harus diselesaikan.
“Iye kebetulan partai (Gerindra) lagi KLB (Kongres Luar Biasa) tanggal 8 dan ada laporan yang harus saya buat sebagai ketua fraksi namun teman fraksiku yang lain tetap ikut ndi,” ungkapnya. (Andi Sinar)
