0%
logo header
Kamis, 09 Mei 2024 22:17

Bukti Kepedulian Huadi Group, Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Bantaeng

Rizal
Editor : Rizal
Pihak Huadi Group menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di Dusun Borong Ganjeng, Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (9/5/2024). (Foto: Istimewa)
Pihak Huadi Group menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di Dusun Borong Ganjeng, Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (9/5/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BANTAENG – Pihak Huadi Group turun langsung untuk meringankan beban warga yang menjadi korban kebakaran di Dusun Borong Ganjeng, Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (9/5/2024).

Beragam bantuan untuk korban pun disalurkan. Diserahkan langsung oleh External Support Huadi Group, Zulfahri Sultan kepada korban atas nama Bakri Bin Sampara yang rumahnya dilalap si jago merah.

Pada kesempatan itu, Zulfahri menjelaskan bahwa kedatangan Huadi Group guna menyalurkan bantuan khusus untuk meringankan beban korban.

Baca Juga : Incar Rekomendasi Demokrat di Pilwalkot Parepare, Andi Nurhaldin Ikuti Fit dan Proper Test

Menurutnya, musibah yang menimpa Bakri Bin Sampara merupakan ujian. Zulfahri berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran untuk senantiasa meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Atas nama delegasi dari manajemen Huadi Group kami turut berduka atas musibah yang menimpa korban. Insyaallah ada hikmahnya,” tuturnya.

Sementara itu, Bakri Bin Sampara selaku korban menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan kepedulian Huadi Group untuk keluarganya.

Baca Juga : Harap Berpaket dengan Dhevy Bijak, Harbi Syam Siap Tantang Arham Basmin di Pilkada Luwu 2024

“Semoga kesabaran senantiasa membersamai setiap kejadian yang menimpa dan semoga kedepan rezeki semakin dilancarkan. Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada saya dan keluarga,” demikian Bakri Bin Sampara.

Sekadar diketahui, saat kejadian kebakaran tersebut, korban sedang tak berada di rumah. Ia sedang berada di Pasangkayu, Sulawesi Barat untuk mengangkut dagangan hasil bumi dari Kecamatan Sinoa dan Uluere.

Kejadian tersebut baru diketahui setelah keluarga korban melihat percikan api yang diduga berasal dari korsleting arus listrik. Sayangnya, api sudah terlanjur membesar dan melalap rumah tersebut. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646