0%
logo header
Selasa, 04 Juni 2024 19:39

Bupati Gowa: Keberhasilan Program Pendidikan Akan Terus Dilanjutkan

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menilai, sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dibutuhkan program pendidikan yang berkelanjutan.

Apalagi, kemajuan sektor pendidikan menjadi salah satu penentu terwujudnya masa depan suatu daerah. Sehingga, seluruh program-program yang dianggap berhasil, termasuk dalam bidang pendidikan akan terus dilanjutkan.

“Membangun suatu wilayah memang membutuhkan sebuah keberlanjutan program. Tanda-tanda keberhasilan itu bisa diraih kalau seluruh program yang telah direncanakan dapat dilanjutkan seperti program pendidikan,” ungkapnya, kemarin.

Baca Juga : KPU Sulsel Gagas KKN Tematik bersama Unhas

Ia menyebutkan, salah satu program pendidikan yang sampai saat ini dilanjutkan adalah Program Pendidikan Gratis yang mulai dicanangkan pada masa kepemimpinan Bupati Gowa Periode 2005 Alm. Ichsan Yasin Limpo.

“Pendidikan Gratis ini digagas almarhum bapak saya Ichsan Yasin Limpo saat menjabat Bupati Gowa. Program ini tujuannya untuk menghapuskan beban biaya pendidikan, dan kita masih adopsi hingga saat ini,” katanya.

Lanjutnya, untuk mendukung program tersebut, maka pada 2008 lalu dibuatkan regulasi sebagai payung hukum, yaitu Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2008 tentang Pendidikan Gratis. Aturan itu membebaskan segala biaya pendidikan kepada siswa dan orang tua siswa dan pembiayaannya oleh pemerintah daerah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA.

Baca Juga : Ketua DPRD Sulsel Fasilitasi Petani Milenial Barru Diskusi Penerapan Smart Farming

Selain itu, aturan lainnya melalui Perda Nomor 10 Tahun 2009 tentang Wajib Belajar yang menjamin hak anak usia sekolah mendapatkan pendidikan.

“Teori pemerintahan mengatakan bahwa kalau kita tidak mampu untuk menaikkan pendapatan masyarakat, maka kurangi pengeluarannya. Jadi dengan pendidikan gratis ini kita berusaha mengurangi pengeluaran masyarakat,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Adnan juga menyebutkan Program Pendidikan lainnya yaitu SKTB atau Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan. Dimana, program ini membimbing peserta didik dalam menuntaskan semua kompetensi dasar pada setiap mata pelajaran secara berkelanjutan.

Baca Juga : 40 Menit Terjual 1.000 Unit, Konsumen NMAX Generasi Terbaru Berburu Beli Online di Marketplace

Program ini telah memiliki regulasi yaitu Perda Nomor 10 Tahun 2013 tentang Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan. Dalam implementasinya, para siswa tidak mengenal tinggal kelas tetapi tuntas atau belum tuntas, menggunakan sistem paket atau Sistem Kredit Semester.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gowa juga memberikan beasiswa kepada putra-putri terbaik di Kabupaten Gowa untuk berkuliah di beberapa kampus terbaik di Sulsel melalui program Investasi SDM Seperempat Abad Dari Gowa Untuk Indonesia.

“Karena mereka tidak wajib kembali ke Gowa setelah selesai. Dimana pun daerah yang membutuhkannya silahkan, di periode kedua ini kami juga akan memberikan beasiswa 1 orang per desa dan kelurahan untuk kuliah di universitas terbaik di Sulsel,” ungkapnya.

Baca Juga : Total 14 Ekor, Huadi Group Distribusi Sapi Kurban untuk Warga Bantaeng

Selain program Seperempat Abad, Pemkab Gowa juga memiliki Program Mahasantri, dimana seluruh mahasiswanya berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Gowa, dan merupakan program satu-satunya yang ada di Sulsel maupun di Indonesia.

“Melalui Program Mahasantri ini, Pemerintah Kabupaten Gowa telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat yang merupakan penghargaan Dwija Praja Nugraha pada Peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dihadapan Bapak Presiden RI,” aku Adnan.

Program bidang pendidikan lainnya yakni, Satu Desa/Kelurahan Satu Sarjana, dan Iman dan Taqwa (Imtaq) Indonesia.

Baca Juga : Total 14 Ekor, Huadi Group Distribusi Sapi Kurban untuk Warga Bantaeng

Dari progam-program tersebut, Pemkab Gowa telah berhasil menerima penghargaan. Mulai dari, Penghargaan Anugerah Ki Hajar 2019 Kategori Pertama Tingkat Kabupaten atas Implementasi TIK Pendidikan melalui Peningkatan Kompetensi SDM TIK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anugerah Pendidikan Indonesia Kategori Kepedulian dalam Peningkatan Kompetensi dan Mutu Pendidikan di Indonesia 2019.

Kemudian, Penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia Kategori Bupati atas Jasa-jasa dan Kepeduliaan yang Tinggi dalam Upaya Peningkatan Kompetensi dan Mutu Pendidikan di Indonesla dari lkatan Guru Indonesia (IGI).

“Kami harapkan melalui rakor ini mampu menciptakan visi yang sama, pemahaman yang sama karena investasi dibidang pendidikan membutuhkan waktu yang lama untuk mengukur indikator keberhasilannya,” harap Adnan.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646