0%
logo header
Kamis, 27 Juni 2024 18:37

Bupati Kukar Resmikan Kantor Desa Loleng, Minta Semangat Baru dan Penanganan Stunting Optimal

M. Imran Syam
Editor : M. Imran Syam
Bupati Kukar, Edi Damansyah kunjungi kantor Desa Loleng yang baru diresmikan. (Istimewa)
Bupati Kukar, Edi Damansyah kunjungi kantor Desa Loleng yang baru diresmikan. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUTAI KARTANEGARA — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan Kantor Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun, Kamis (27/6/2024). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

“Kantor baru sudah kita resmikan hari ini, jadi kepada Kades dan perangkatnya harus punya semangat yang baru pula dalam melayani masyarakatnya,” pesan Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Edi meminta Kades dan perangkat desa untuk menyesuaikan diri dan memiliki semangat baru dalam melayani masyarakat dengan baik. Menurutnya, sarana dan prasarana infrastruktur penting, namun yang lebih penting adalah komitmen dan kesadaran bahwa keberadaan kantor desa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan fungsi dan tugasnya.

Baca Juga : Bupati Kukar Buka MTQ Antar OPD, ASN Jadi Pelopor Gerakan Mengaji

Selain peresmian kantor desa, Edi juga membahas tentang posyandu dan meminta kepada Kades, Ketua RT, TP PKK, dan Kader Posyandu untuk mengoptimalkan peran posyandu dalam penanganan balita dan anak-anak agar tidak stunting.

“Apa yang telah dilakukan di tahun 2023 harus kita lakukan konsisten,” tegas Edi.

Pemkab Kukar telah berupaya memberikan fasilitas terbaik dengan memperbaiki posyandu, memberikan insentif kepada Kader Posyandu, dana operasional Posyandu, dan motor beserta bensinnya kepada Ketua RT.

Baca Juga : Kukar Jadi Tujuan Kunjungan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat Dua

“Para Ketua RT harus membantu para kader posyandu melakukan pelayanan pada warga dengan mengajak warganya datang ke posyandu,” ujarnya.

Edi juga meminta Kades, RT, dan para Kader Posyandu untuk terus melakukan sosialisasi kepada warganya tentang usia yang tepat untuk menikah, yaitu 25 tahun untuk laki-laki dan 21 tahun untuk perempuan.

Sosialisasi juga perlu dilakukan tentang bagaimana membangun keluarga yang sehat pada saat masuk masa kehamilan dan 1000 hari kehidupan.

Baca Juga : Bupati Kukar Resmikan Jembatan Desa Sedulang, Muluskan Akses Masyarakat dan Tingkatkan Kesejahteraan

“Jangan sampai ada yang hamil kekurangan gizi, Kades, Ketua RT dan Kader Posyandunya tidak mengetahuinya. Jadi harus teliti betul dengan warganya. Pastikan ibunya sehat, anaknya juga sehat,” pungkasnya.

Acara peresmian dihadiri oleh Kepala DPMD Kukar Arianto, Kadis PU Kukar Wiyono, Camat Kota Bangun Mawardi, dan Kades Loleng Rafi. (ADV/Prokom Kukar)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646