0%
logo header
Sabtu, 04 Mei 2019 01:35

Cegah Kenaikan Harga Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polres Bone Monitoring Harga di Pasar

Cegah Kenaikan Harga Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polres Bone Monitoring Harga di Pasar

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE — Menjelang bulan suci Ramadhan Satgas Pangan Polres Bone melakukan monitoring ke sejumlah Pasar di Kabupaten Bone, Jum’at (03/05/2019).

Kanit Ekonomi Ipda Dodie Ramaputra, yang memimpin giat tersebut mengakatakan, monitoring harga pangan jelang ramadan di pasar untuk memastikan ketersediaan stok pangan di Kabupaten Bone.

Hasil yang dicapai, kata Dodie, pihaknya menemukan beberapa komoditi pangan mengalami kenaikan seperti telur, ayam, cabai merah, cabai rawit, namun kenaikannya masih wajar menjelang bulan ramadhan.

Baca Juga : Manjakan Lidah, Ketua Umum IKA-Rektor Unhas Ketagihan Bubur Ayam dan Nasi Kuning The Icon

“Yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan adalah bawang putih mencapai harga 50 ribu. Untuk komoditi lain seperti beras, kedelai, jagung, gula, daging, ikan, dan lain lain tetap stabil,” ujar Dodie kepada REPUBLIKNEWS.CO.ID

Dodie mengungkapkan, penyebab terjadinya lonjakan harga bawang putih secara umum memang naik namun khususnya di Kabupaten Bone memperoleh pasokan dari Kabupaten lain yaitu Enrekang dan Gowa.

“Sehingga di sini sangat tergantung suplai dari 2 kabupaten tersebut,
Selain itu faktor cuaca curah hujan yang cukup tinggi sangan mempengaruhi produktifitas petani bawang putih, sehingga menyebabkan berkurangnya stok bawang putih,” ucapnya.

Baca Juga : Segarkan Birokrasinya, Bupati Buteng Rotasi 12 Pejabat Eselon II

Olehnya itu, perlu dilakukan langkah antisipa dengan adanya temuan kenaikan harga pagan itu, selaku Satgas Pangan Polres Bone akan berkoodinasi dengan stakeholder terkait yakni Dinas Perdagangan, Pertanian, Peternakan, dan Bulog, untuk menelusuri penyebab terjadinya lonjakan harga tersebut.

“Mulai dari harga di pentani atau peternak, pedagang, sampai pada konsumen. Agar stabilitas harga harga pangan dalam bulan Ramadhan ini bisa terjaga dengan baik,” tuturnya.

“Insya Allah, pasar yang ada di Bone akan kita cek terus. Silakan melapor jika ada temuan,” pungkasnya.

Baca Juga : Bupati Buteng Tetapkan Khatmil Qur’an Dilaksanakan Setiap Tahun

Sementara, salah satu pedang ditemui di Pasar Tradisional Palakka, M.Yunus, mengungkapkan, kenaikan harga bahan dapur bawang putih itu sudah terjadi sejak awal April.

“Tidak langsung naik, perlahan-lahan itu naik karena stok kurang trus banyak permintaan, kita jual harga mahal karena kita juga ambilnya mahal,” tutupnya.

(Sahilatua)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646