0%
logo header
Minggu, 25 Februari 2024 20:49

Danny Pomanto Apresiasi Jappa Jokka Cap Go Meh 2024 Rekatkan Sosial Masyarakat

Rizal
Editor : Rizal
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat menghadiri pembukaan Karnaval Budaya Jappa Jokka Cap Go Meh dalam rangka Perayaan Imlek 2024, Sabtu (24/2/2024). (Foto: Istimewa)
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat menghadiri pembukaan Karnaval Budaya Jappa Jokka Cap Go Meh dalam rangka Perayaan Imlek 2024, Sabtu (24/2/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengapresiasi penyelenggaraan kembali Karnaval Budaya Jappa Jokka Cap Go Meh dalam rangka Perayaan Imlek 2024.

Dengan mengambil tema Bhinneka Tunggal Ika, Wali Kota Makassar dua periode ini mengaku bersyukur lantaran festival budaya ini digelar pasca-Pemilu. Hal itu bertujuan meningkatkan persatuan dan soliditas antar masyarakat Makassar.

“Saya berterima kasih kepada Permabudhi dan tokoh-tokoh Tionghoa karena mengadakan Jappa Jokka Cap Go Meh setelah Pemilu,” kata Danny Pomanto sapaan akrabnya usai menghadiri pembukaan acara, Sabtu (24/2/2024).

Baca Juga : Jelang Pilwali Makassar, Ustadz Das’ad Latif Masuk Radar NasDem

Ia mengungkapkan momen ini paling menarik karena digelar usai pesta demokrasi; Pilpres.

“Nah, seperti inilah tradisi-tradisi yang kian merekatkan sosial-masyarakat Makassar,” puji Danny.

Itu, lanjut dia, terlihat dari ekspresi gembiranya masyarakat hari ini yang mana persatuan masyarakat luar biasa. Nampak juga seperti tidak adanya perbedaan pandangan di dalam proses politik kemarin.

Baca Juga : Sukseskan Utsawa Dharma Gita IX Tingkat Sulsel, Muhammad Fauzi Sumbang Hadiah Rp30 Juta

“Kini terlihat kita betul-betul bersatu menjadi masyarakat Makassar-Tionghoa yang ada di sekitar Jalan Sulawesi,” ucapnya.

Dengan momentum tersebut, harap dia, juga menjadikan sektor pariwisata Makassar kian dikenal.

Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel, Yonggris Lao mengatakan salah satu tujuan karnaval budaya ialah adanya interaksi budaya dengan berbagai komunitas.

Baca Juga : Dekan FTI UMI: Tak Ada Perpisahan Lebih Mengharukan selain Pisah dari Bulan Ramadan

“Kita berharap setelah Pemilu ini, kita makin kuat, bersatu, menjalin kembali persaudaraan yang sebelumnya kita berbeda pilihan,” ujarnya.

Dan saat inilah, jelas dia, merupakan saat yang tepat menggunakan momentum agar antar masyarakat makin dekat. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646