0%
logo header
Sabtu, 14 Mei 2022 08:12

Dedikasi Terbaik Membangun NKRI, Ini Sasaran TMMD ke-113 di Soppeng

Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak (tengah) bersama Komandan Korem 141/Toddopuli Brigjen TNI Djashar Djamil (kiri) dan Komandan Kodim 1423 Soppeng Letkol Inf Richard M Butar-Butar (kanan), saat Pembukaan TMMD ke-112 di Aula kantor Kecamatan Marioriwawo, Rabu (11/05/2022). (Istimewa)
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak (tengah) bersama Komandan Korem 141/Toddopuli Brigjen TNI Djashar Djamil (kiri) dan Komandan Kodim 1423 Soppeng Letkol Inf Richard M Butar-Butar (kanan), saat Pembukaan TMMD ke-112 di Aula kantor Kecamatan Marioriwawo, Rabu (11/05/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG —TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 Kabupaten Sosppeng, Sulawesi Selatan, tahun anggaran 2022 resmi dibuka di Aula kantor Kecamatan Marioriwawo, Rabu (11/05/2022) kemarin.

Dengan mengusu tema TMMD dedikasi terbaik membangun NKRI, Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Richard M Butar-Butar dalam laporannya bahwa TMMD bertujuan membantu Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam percepatan Pembangunan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sasaran fisik maupun non fisik dan memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Pelaksanaannya mulai 11 sampai 09 Juni 2022 di Kelurahan Labessi dan Desa Mariorilau Kecamatan Marioriwawo,” ungkap Letkol Inf Richard M Butar-Butar.

Baca Juga : “Ayo Bangkit Bersama” Jadi Tema Harkitnas 2022 yang Digelar di Kantor Bupati Soppeng

Lanjutnya bahwa sasaran kegiatan TMMD tahun 2022 yaitu untuk kegiatan fisik yakni Pengerasan jalan tani yang menghubungkan lingkungan Labessi dengan Dusun Atakka sepanjang 5.000 meter, dan Pengerasan jalan tani Dusun Sekkang kampung Taritie menghubungkan jalan Dusun Atakka Desa Mariorilau sepanjang 4.500 meter serta Pembuatan 1 (satu) buah Dekker dan 5 (lima) Cincin/Gorong-gorong.

Untuk Non Fisik diantaranya penyuluhan Perkebunan, penyuluhan Pertanian, penyuluhan Bela Negara, penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Posbindu PTM, Penyuluhan OMP KB dan Pelayanan Khitanan Massal.

Senentara komposisi pasukan yang tergabung dalam Satuan Tugas TMMD berkekuatan 150 orang yang terdiri dari kelompok Komando Satgas, Tim Asistensi/Penyuluh, tim Kesehatan lapangan, tim teknis, SSK (Satpur/Banpur TNI Angkatan darat, TNI angkatan laut, TNI angkatan Udara).

Baca Juga : Sabu-Sabu Siap Edar Milik Penghuni Lapas Palopo Digagalkan Satres Narkoba Polres Soppeng

Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Djashar Djamil S.E M.M dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan TMMD merupakan program kerjasama yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, Kementerian/ Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), Pemerintah daerah dan masyarakat yang mensinergikan program masing-masing instansi untuk membantu meningkatkan percepatan Pembangunan di Daerah.

Disampaikan bahwa kegiatan TMMD di Kabupaten Soppeng  yang terdiri dari Pembangunan fisik, sarana dan prasarana kebutuhan yang  secara langsung mengatasi kesulitan masyarakat Soppeng diantaranya perbaikan inftrastruktur jalan, dimana jika jalan ini dapat diselesaikan sesuai rencana maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar karena dengan adanya akses jalan ini kegiatan perekonomian masyarakat menjadi lebih efektif dan efisien karena jalur distribusi Logistik menjadi lebih pendek dan lancar.

Sedangkan untuk kegiatan Non fisik diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan kemampuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan serta kesehatan masyarakat dan juga untuk meningkatkan Wawasan Kebangsaan.

Baca Juga : Penyerahan LHP BPK Atas LKPD 2021, Bupati Soppeng Terima WTP ke-8

“Mari kita sama-sama optimalkan tugas mulia ini dengan saling bahu membahu dan bergotong royong sebagai salah satu langkah nyata untuk mewujudkan pembangunan menuju Indonesia yang lebih makmur dan sejahtera khususnya di Wilayah Kabupaten Soppeng,” ucap Brigjen TNI Djashar Djamil.

“Berbuatlah yang terbaik, dengan berani, tulus dan ikhlas serta tetap semangat,” ucapnya lagi.

Sedangkan Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak menyebutkan bahwa program TMMD secara umum dapat diartikan sebagai suatu komitmen dari TNI untuk berkontribusi terhadap Pembangunan di NKRI khususnya dalam hal membantu dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah.

Baca Juga : Polisi Tangkap 7 Terduga Pengedar Sabu di Soppeng

Kegiatan program TMMD ini selain berdampak pada infrastruktur jalan yang menghubungkan lingkungan Labessi dengan Dusun Atakka yang dulunya memiliki jarak tempuh yang cukup lama dan terkendala dengan kondisi jalan yang buruk, dengan adanya kegiatan ini maka dapat mengurangi jarak tempuh masyarakat dan dampak lainnya yaitu dari segi ekonomi juga sangat membantu karena biaya transportasi semakin berkurang serta secara langsung dapat dinikmati dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya yakin masyarakat Marioriwawo dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap tamu yang datang karena itu adalah budaya dan tradisi dari kami,” kata Andi Kasawadi.

“Saya mohon silaturahmi ini dapat dijaga dengan baik agar TMMD dapat dilanjutkan sampai di masa-masa yang akan datang,” tutupnya.

Penulis : Yusuf
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646