0%
logo header
Selasa, 28 Juni 2022 00:16

Dibakar Api Cemburu, Warga Soppeng Tega Habisi Nyawa Mantan Istrinya

Pelaku pembunuhan hingga mantan Isterinya saat diamankan di Polres Soppeng, Senin (27/06/2022). (Istimewa)
Pelaku pembunuhan hingga mantan Isterinya saat diamankan di Polres Soppeng, Senin (27/06/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Pria berinisial MD alias S (41) yang beralamat di Abbanuange, Desa Leworeng Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, tega menghabisi nyawa mantan istrinya.

Adapun kronologis kejadiaannya yang disampaikan saat digelar Konfrensi Pers Sat Reskrim Polres Soppeng di Aula Polres Soppeng, Senin (27/06/2022).

Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita mengungkap, bahwa pada tanggal 25 Juni 2022 sekitar pukul 00.45 wita, terduga pelaku kerumah korban (mantan istrinya) dengan cara memanjat rumah panggung milik korban yakni (UK).

Baca Juga : Soppeng Raih Predikat Kota Layak Anak Tingkat Madya

Saat terduga pelaku sedang berada didalam rumah korban, pelaku langsung menuju kekamar milik korban dan pada saat itu pelaku sudah membawa sebilah badik dan memastikan terlebih dahulu posisi tidur mantan istrinya karena korban sedang tidur bersama 2 anaknya dengan posisi tidur korban berada diantara kedua anaknya.

Selanjutnya, terduga pelaku melakukan penikaman dibagian dada korban dan mengenai tulang dan berulang menusuk kebagian lain tubuh korban dan setelahnya disaksikan oleh anaknya yang berada disisi kiri dan kanan korban.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan yaitu melakukan olah tkp, mengumpulkan dan mengamankan barang bukti, pemeriksaan saksi dan melakukan pengamankan terhadap tersangka.

Baca Juga : Pemkab Soppeng Gelar Dzikir, Tauziah Dan Doa Dihari As’Syura 10 Muharram 1444

“Dari kronologis kejadian ini, kami mencoba mencari apa motif dari pelaku sehingga melakukan tindak pidana pembunuhan,” ucap Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita.

“Pelaku dan korban memiliki hubungan yakni mantan suami korban yang sudah bercerai sekitar 2 tahun yang lalu,” ucap Kapolres Soppeng lagi.

Diuraikan pula bahwa antara korban dan pelaku masih sering bertemu, dan hasil dari pemeriksaan bahwa pelaku (MD) masih berharap untuk bisa rujuk kembali dengan korban sehingga memiliki harapan yang besar, namun korban tidak memberi kesempatan lagi untuk rujuk kembali sehingga pelaku terus melakukan tindakan-tindakan pendekatan pada korban.

Baca Juga : Meriahkan HUT RI, TP PKK Soppeng Lombakan Senam Sehat Nusantara Di Taman Kalong

“Dan, pemeriksaan awal bahwa pelaku pada saat itu sebelum Magrib sebelum kejadian, pelaku melihat korban meninggalkan rumah, kemudian pelaku mencoba menghubungi korban melalui WhatsApp yang menanyakan korban sedang dimana dan korban menjawab bahwa ia berada di Soppeng bersama teman laki-lakinya, disitulah timbul rasa cemburu dan timbul rasa emosi pelaku,” kata Kapolres.

Lanjut, hingga malam hari, pelaku menunggu korban di rumahnya hingga ba’da Isya, disitulah pelaku merasa emosi. “Korban sempat menghubungi Anggota Polsek untuk menyampaikan bahwa agar mantan suaminya tidak mengganggu lagi atau datang kerumahnya karena dia tidak ingin mendapat omingan tak baik dari tetangga karena sudah bercerai. Terus pelaku dijemput oleh Anggota Polsek. Setelah pelaku kembali dari Polsek, pelaku cemburu atas perkataan korban dan pelaku mencoba mencari bukti bahwa korban telah berhubungan dengan orang lain dan akhirnya pelaku menuju ketempat pencucian baju di rumah korban dan menemukan pakaian dalam korban yang diduga ada bercak noda sehingga pelaku memastikan korban sudah melakukan tindakan-tindakan yang tidak diinginkan pelaku,” terangnya.

“Disinilah emosi pelaku memuncak sehingga pelaku kembali kerumahnya mengambil badik,” terang AKBP Santiaji Kartasasmita.

Baca Juga : Pelajar SLBN 1 Soppeng Raih Emas Pada Peparpeda Sulsel

“Hasil visum ditemukan 19 kali bekas tusukan di tubuh korban dan pelaku langsung menyerahkan diri di Polres Soppeng bersama barang buktinya sebilah badik,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam kurungan 15 tahun hingga seumur hidup.

Penulis : Yusuf
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646