0%
logo header
Rabu, 03 Juni 2026 15:53

200 Paket Makanan Bergizi Dari Wabup Gowa untuk Keluarga Berisiko Stunting

Chaerani
Editor : Chaerani
Wabup Gowa Darmawangsyah Muin saat memberikan secara simbolik bantuan makanan bergizi kepada keluarga berisiko stunting di Kecamatan Bajeng, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Wabup Gowa Darmawangsyah Muin saat memberikan secara simbolik bantuan makanan bergizi kepada keluarga berisiko stunting di Kecamatan Bajeng, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin secara simbolik membagikan sekitar 200 paket makanan bergizi bagi keluarga berisiko stunting.

Upaya ini sebagai bentuk memperkuat percepatan penurunan stunting melalui program intervensi gizi kepada kelompok sasaran. Selain keluarga dengan risiko stunting, paket bantuan ini juga diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang ada di Kecamatan Bajeng.

Darmawangsyah yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa mengatakan, kehadirannya di Kecamatan Bajeng merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program penanganan stunting berjalan secara masif hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Baca Juga : Satpol PP Gowa Diminta Jaga Keamanan Daerah dari Geng Motor dan Peredaran Narkoba

“Saya hadir langsung untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam penanganan stunting benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat,” ujarnya di sela-sela penyaluran yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bajeng, kemarin.

Menurutnya, persoalan stunting menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Gowa karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang cukup sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan.

Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting, mulai dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Dinas PPKB, pemerintah kecamatan, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), tenaga kesehatan hingga pemerintah desa dan kelurahan.

Baca Juga : Dalami Sejarah Kerajaan Gowa, Pelajar SMPN Ikut Kajian Koleksi Museum Balla Lompoa

“Ini yang terus kami pikirkan dan diskusikan bersama agar persoalan stunting bisa dituntaskan di Kabupaten Gowa. Program pemberian 200 paket makanan bergizi ini merupakan langkah awal yang akan terus kami evaluasi dan kembangkan,” katanya.

Adapun bantuan yang disalurkan berasal dari dana pribadi dirinya bersama keluarga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Gowa. Paket bantuan yang diberikan berisi telur, susu, vitamin serta berbagai bahan kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masa depan generasi Kabupaten Gowa. Nilainya mungkin tidak seberapa, namun saya berharap dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bergerak bersama dalam mencegah dan menurunkan angka stunting,” ungkapnya.

Baca Juga : BPR dan BPRS Dinilai Perkuat Akses Pembiayaan Bagi Pelaku UMKM

Upaya penurunan stunting yang didorong Pemerintah Kabupaten Gowa sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pencegahan sejak dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Anak-anak kita harus mendapatkan asupan gizi yang baik. Begitu pula ibu hamil dan ibu menyusui yang menjadi prioritas utama karena kondisi kesehatan mereka sangat menentukan tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus memperkuat berbagai program intervensi gizi melalui dukungan APBD Kabupaten Gowa, APBD Provinsi Sulawesi Selatan maupun pemerintah pusat, termasuk optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga : OJK Pacu BPR dan BPRS Tumbuh Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

Sementara, Kepala UPT PPKB Kecamatan Bajeng, Masnaeni menyampaikan bahwa seluruh bantuan telah disalurkan kepada kelompok sasaran yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh Tim Pendamping Keluarga bersama pemerintah desa dan kelurahan.

Ia menjelaskan, dari total 200 penerima manfaat, sebanyak 34 orang merupakan ibu hamil, 30 orang ibu menyusui, dan 136 orang Balita.

“Seluruh penerima bantuan telah ditetapkan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi lapangan sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Baca Juga : OJK Pacu BPR dan BPRS Tumbuh Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

Saat ini untuk kondisi prevalensi stunting di Kecamatan Bajeng berada pada angka 13 persen. Olehnya, dirinya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Wakil Bupati Gowa atas perhatian, kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646