0%
logo header
Jumat, 17 Juli 2026 18:19

Berbekal Metode Belajar yang Modern, Siswa RHIS Jaga Asa Jadi Qori Internasional

Rizal
Editor : Rizal
Ketua Dewan Pembina sekaligus Pendiri Yayasan Ranu Prima, Muhammad Ramli Rahim saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Tahfidz Al-Qur’an RHIS 2026 di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (17/7/2026). (Foto: Istimewa)
Ketua Dewan Pembina sekaligus Pendiri Yayasan Ranu Prima, Muhammad Ramli Rahim saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Tahfidz Al-Qur’an RHIS 2026 di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (17/7/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Muhammad Ihsan terus mengasah kemampuan membaca Al-Qur’an untuk mewujudkan cita-citanya menjadi qori internasional. Siswa kelas II SMA Ranu Harapan Islamic School (RHIS) Makassar ini menjadikan pendidikan dan lingkungan sekolah sebagai bekal untuk meraih impian tersebut.

Ihsan mengaku menemukan suasana belajar yang nyaman di RHIS. Para guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membangun kedekatan dengan siswa melalui cara mengajar yang sabar dan menyenangkan.

“Guru-guru di sini baik. Mereka mengajar dengan sabar dan tidak mudah marah, sehingga kami merasa nyaman saat belajar,” ujar Ihsan, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga : Pekan Olahraga NIPAH 2026 Hadirkan Ekosistem Olahraga dan Semangat Keberlanjutan

Selain itu, Ihsan menilai metode pembelajaran yang diterapkan para guru membuat siswa lebih mudah memahami materi. Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada sang guru bernama Sairil Said yang berhasil menghadirkan suasana kelas lebih interaktif.

“Pak Sairil menggunakan bahasa lokal dan bahasa gaul saat mengajar. Cara itu membuat kami lebih fokus, tidak mengantuk, dan lebih mudah memahami pelajaran,” katanya.

Di sisi lain, perjalanan hidup Ihsan turut membentuk karakter dan semangatnya untuk terus berkembang. Kedua orang tuanya telah berpisah. Saat ini, ia tinggal bersama ibunya di Makassar, sedangkan ayahnya bekerja di PT Vale.

Baca Juga : Berawal Dari Satu Ruang Kelas, Kini RHIS Menuju Sekolah Islam Modern

Kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah Ihsan untuk mengejar prestasi. Ia terus belajar, memperkuat hafalan, serta meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari persiapannya menjadi qori.

“Saya ingin menjadi qori internasional. Saya akan terus belajar agar bisa membawa nama baik keluarga dan sekolah,” tutur Ihsan.

Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan para guru, Ihsan optimistis dapat mencapai cita-citanya. Ia percaya kerja keras dan ketekunan menjadi kunci untuk meraih prestasi di masa depan. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646