0%
logo header
Kamis, 16 Juli 2026 18:43

Tak Sekadar Berdaya, Ainun Bersama PNM Ubah Pandangan Warga tentang Perempuan

Chaerani
Editor : Chaerani
Ainun, Account Officer PNM Mekaar di Bulukumba.
Ainun, Account Officer PNM Mekaar di Bulukumba.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BULUKUMBA — Bagi Nuraenun, mimpi sederhana untuk bekerja pernah terasa begitu jauh.

Di kampung halamannya di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, perempuan yang akrab disapa Ainun itu tumbuh di lingkungan yang memandang masa depan perempuan secara sederhana yakni lulus SMA, lalu menikah.

“Ijazah SMA ujung-ujungnya di KUA,” begitu kalimat yang kerap ia dengar sejak remaja.

Baca Juga : Kalla Institute dan Pelindo Regional 4 Makassar Dorong Kampus ke Dunia Industri

Namun Ainun memilih mempercayai mimpinya sendiri. Ia ingin bekerja, mandiri, dan membantu keluarganya yang tengah menghadapi kondisi sulit.

Kesempatan itu datang pada awal 2023. Sebuah brosur rekrutmen Account Officer PNM Mekaar yang dibagikan melalui grup WhatsApp alumni sekolah menjadi awal perubahan besar dalam hidupnya. Tanpa ekspektasi tinggi, ia mengirimkan lamaran. Tak lama kemudian, panggilan mengikuti pelatihan datang.

Perjalanan menuju pelatihan menjadi salah satu momen yang tak pernah ia lupakan. Karena belum memiliki kendaraan, ibunya meminjam sepeda motor milik tetangga untuk mengantarnya.

Baca Juga : Desak Pembentukan Hak Angket GMTD, Massa Komite Adat Geruduk DPRD Sulsel

Di tengah perjalanan, Ainun mendengar ibunya berpesan kepada sang tante agar menjaganya selama mengikuti pelatihan.

Saat itu, keluarga sebenarnya telah merencanakan pernikahannya. Di sisi lain, ayah Ainun sedang sakit dan kondisi ekonomi keluarga sedang tidak baik.

Kalimat sang ibu menjadi titik balik yang menguatkan langkahnya. Saat itu Ainun menyadari bahwa keputusan untuk bekerja bukan lagi sekadar mengejar cita-cita pribadi, melainkan membawa harapan besar bagi keluarganya.

Baca Juga : Melalui Program TJSL Workshop UMKM Naik Kelas, PLN UID Sulselrabar Dukung Pengembangan UMKM di Bulukumba

Pada 23 Maret 2023, Ainun resmi bergabung sebagai Account Officer PNM Mekaar. Sejak saat itu, pekerjaannya tidak hanya memberinya penghasilan, tetapi juga ruang untuk bertumbuh dan belajar menghadapi berbagai tantangan.

Setiap hari, Ainun mendampingi kelompok-kelompok nasabah PNM Mekaar, bertemu dengan para perempuan pelaku usaha ultra mikro, sekaligus menyaksikan bagaimana semangat untuk bangkit selalu hadir di tengah keterbatasan.

Dari para nasabah pula, Ainun menemukan pelajaran hidup yang terus ia pegang hingga kini.

Baca Juga : Tangguh, Yamaha Gear Ultima Taklukkan Tanah Celebes Dari Selatan Hingga Utara Sejauh 2.740 KM

“Dari nasabah saya belajar, sedikit atau banyak rezeki harus tetap disyukuri karena semua sudah diatur sesuai porsinya,” ujar Ainun.

Tiga tahun menjalani profesinya, perubahan besar mulai dirasakan. Kini ia mampu membantu biaya pengobatan ayahnya yang harus menjalani kemoterapi secara rutin.

Namun bagi Ainun, pencapaian terbesar bukanlah besarnya penghasilan. Kebahagiaan sesungguhnya datang ketika pandangan masyarakat di kampungnya mulai berubah.

Baca Juga : Tangguh, Yamaha Gear Ultima Taklukkan Tanah Celebes Dari Selatan Hingga Utara Sejauh 2.740 KM

Ijazah SMA yang dahulu dianggap hanya akan berakhir di pelaminan, kini menjadi simbol bahwa pendidikan dapat menjadi awal perjalanan untuk berkarya, mandiri, dan memberi manfaat bagi banyak orang.

Kisah Ainun merupakan satu dari lebih dari 43 ribu Account Officer PNM di seluruh Indonesia yang setiap hari mendampingi jutaan perempuan prasejahtera melalui program PNM Mekaar. Mereka tidak hanya menjadi pendamping usaha, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan tumbuh para pelaku usaha ultra mikro.

Di saat yang sama, PNM juga menjadi ruang bagi para pendamping seperti Ainun untuk membangun masa depan yang dulu nyaris berhenti sebelum benar-benar dimulai.

Baca Juga : Tangguh, Yamaha Gear Ultima Taklukkan Tanah Celebes Dari Selatan Hingga Utara Sejauh 2.740 KM

Dari Bulukumba, Ainun membuktikan bahwa keberanian memilih jalan yang berbeda dapat mengubah bukan hanya hidupnya sendiri, tetapi juga cara pandang lingkungan di sekitarnya.

Sebuah perjalanan yang berawal dari selembar ijazah SMA, lalu berkembang menjadi kisah tentang harapan, ketekunan, dan kesempatan yang mengubah kehidupan.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646