REPUBLIKNEWS.CO.ID, BULUKUMBA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melalui program Tanggung Jawab Sosial Workshop UMKM Naik Kelas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bulukumba ini menghadirkan pelatihan mengenai digitalisasi usaha, pemasaran, branding, pengemasan produk, hingga penguatan peran pemerintah dalam pengembangan UMKM.
Workshop yang dilaksanakan pada 10-11 Juli 2026 ini diikuti oleh 295 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Program ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi digital.
Baca Juga : Tangguh, Yamaha Gear Ultima Taklukkan Tanah Celebes Dari Selatan Hingga Utara Sejauh 2.740 KM
Mewakili Bupati Bulukumba, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Daud Kahal menyampaikan apresiasi kepada PLN atas komitmennya mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Bulukumba.
“Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PLN yang telah menunjukkan kepedulian nyata melalui program TJSL dalam mendukung pemberdayaan UMKM di Kabupaten Bulukumba. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa pembangunan ekonomi daerah memerlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas,” ujarnya.
“Kami berharap semakin banyak UMKM yang tumbuh, berkembang, dan benar-benar naik kelas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Muhammad Daud Kahal.
Baca Juga : Presiden Prabowo Dorong Koperasi Merah Putih, Taruna Ikrar Percepat Izin Edar dan Pendampingan UMKM Desa
Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan bahwa PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik, tetapi juga berkomitmen menghadirkan program yang memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui Program Tanggung Jawab Sosial, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu bentuk investasi sosial yang kami yakini mampu menciptakan kemandirian ekonomi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan daya saing pelaku UMKM. Kami berharap ilmu dan jejaring yang diperoleh melalui workshop ini dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk terus mengembangkan usahanya,” kata Edyansyah.
Salah seorang peserta, Erna yang merupakan pemilik UMKM Sabuk Batik Bulukumba, mengaku sangat antusias mengikuti Workshop UMKM Naik Kelas 2026. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang pengembangan usaha, tetapi juga membuka kesempatan untuk memperluas jejaring dengan sesama pelaku UMKM.
Baca Juga : Sultan Tajang Soroti Ruas Jalan Provinsi Anabanua-Impa-impa di Wajo, Baru Diaspal Namun Sudah Rusak
“Saya sangat excited dan bersyukur bisa menjadi peserta workshop ini. Materi yang diberikan bukan hanya mengajarkan bagaimana mengembangkan usaha, tetapi juga memberikan kesempatan untuk bertemu dengan banyak relasi dan menambah wawasan mengenai strategi pengembangan usaha ke depannya,” kata Erna.
“Harapan saya, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM Bulukumba, baik di tingkat lokal maupun nasional,” tambahnya.
Melalui kolaborasi antara PLN, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, dan TDA Bulukumba, diharapkan ekosistem UMKM di Kabupaten Bulukumba semakin kuat, mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (*)
