0%
logo header
Senin, 08 Januari 2024 21:51

Dihadiri Kaum Milenial, Barisan Relawan For Gibran Sulsel Gelar Nobar Debat Capres Ketiga

Rizal
Editor : Rizal
Barisan Relawan for Gibran (RFG) Sulawesi Selatan menggelar nonton bareng (nobar) debat calon presiden 2024 sesi ketiga, Minggu (7/1/2024) malam. (Foto: Istimewa)
Barisan Relawan for Gibran (RFG) Sulawesi Selatan menggelar nonton bareng (nobar) debat calon presiden 2024 sesi ketiga, Minggu (7/1/2024) malam. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Barisan Relawan for Gibran (RFG) Sulawesi Selatan menggelar nonton bareng (nobar) debat calon presiden 2024 sesi ketiga, Minggu (7/1/2024) malam. Khusus di Sulsel, kegiatan nobar itu digelar di empat daerah yakni Cafe The King di Kota Makassar, Cafe Beranda Rumah di Gowa, Warkop 133 di Bulukumba dan 212 Coffee Shop di Sinjai.

Kegiatan nobar berlangsung cukup meriah dengan dihadiri oleh ratusan milenial. Para pemuda diketahui sebagian besar adalah pengurus-pengurus lembaga kemahasiswaan, ormas dan juga lembaga-lembaga kepemudaan lainnya.

Barisan RFG juga menghadirkan pengamat politik sebagai bentuk gerakan pencerdasan generasi milenial agar lebih melek melihat perkembangan politik. Ada empat pengamat politik yang dihadirkan, yakni Syamsul Bahri di Gowa, Patudangi di Bulukumba, Andi Armayudi Syam di Bulukumba dan Miqdad Almujaddid di Sinjai.

Baca Juga : Cikal Bakal Generasi Emas 2045, Ketua DPRD Sulsel Motivasi Siswa SMA Metro School

Koordinator Barisan RFG Sulsel, Muhammad Warakaf menyampaikan bahwa nobar digelar dengan kemasan pendidikan politik. Pihaknya menyasar para pemuda untuk hadir dan bersama-sama belajar melalui forum debat capres tersebut.

“Sengaja kita sasar milenial untuk ikut bersama menyaksikan jalannya debat dengan harapan agar keterlibatan partisipasi pemilih milenial lebih maksimal untuk ke TPS,” ungkapnya di sela-sela kegiatan nobar di Makassar.

Menurut Wara, sapaan akrabnya, pihaknya menghadirkan pengamat politik guna mendongkrak partisipasi pemilih milenial untuk ikut berkontribusi aktif pada Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga : Rakorsus Pemkot Makassar Hadirkan Enam Pembicara dari Lima Negara, Bahas Soal Low Carbon City

“Pemuda merupakan tonggak demokrasi masa depan, tentunya partisipasi politik pemuda harus di bangun melalui agenda-agenda yang mampu membuka mata para milenial agar menjadi pemilih cerdas dengan tingkat partisipasi yang tinggi. Pemuda tak boleh apatis terhadap politik,” tambah Wara.

Sementara itu, pengamat politik, Syamsul Bahri menyampaikan bahwa debat sesi ketiga tersebut berlangsung cukup menarik dengan adu gagasan antar capres.

“Debat ini cukup menarik, melihat gagasan-gagasan para capres untuk bangsa. Inilah yang harus dipahami oleh para pemuda jika gagasan dalam politiklah yang menentukan arah bangsa ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga : HUT POM AL ke-78, Danny Pomanto Ikut Fun Bike Sejauh 8 Kilometer

Namun yang menarik, kata Syamsul adalah bagaimana Prabowo terlihat memiliki mental kenegarawanan yang tinggi ketiga menerima serangan statemen dari para capres yang lain. Apalagi dalam posisi sebagai Menteri Pertahanan yang juga menjadi topik debat kali ini.

“Terlihat jika Prabowo terlihat sangat negarawan dengan mengedepankan kepentingan bangsa lebih daripada kepentingan politik di debat ini. Terlihat bagaimana Prabowo tak ingin membuka seluruh kelemahan pertahanan bangsa yang bisa saja menjadi bumerang untuk negara ini sendiri,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646