0%
logo header
Jumat, 29 Juni 2018 07:13

Dikukuhkan Jadi Panitia Pembebasan Lahan Pusat Dakwah Muhammadiyah, Ini Kata Deng Ical

Dikukuhkan Jadi Panitia Pembebasan Lahan Pusat Dakwah Muhammadiyah, Ini Kata Deng Ical

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI, menggelar halal bil halal bersama ratusan pengurus daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah kota Makassar, di Rumah Jabatannya, Jalan Letjen Hertasing, Makassar, Kamis (28/06/2018) malam.

Acara tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan panitia pembebasan lahan pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah di kawasan timur kota Makassar tepatnya di Kecamatan Manggala.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Makassar, Nurdin Massi, yang mengukuhkan langsung panitia pembebasan lahan pusat kegiatan dakwah tersebut.

Baca Juga : 75 Persen Putusan KPPU Menang di Mahkamah Agung

Dari puluhan panitia yang dikukuhkan, Wakil Wali Kota Makassar masuk dalam jajaran panitia tersebut sebagai Wakil Ketua panitia pembebasan lahan pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah di kawasan Timur Kota Makassar.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Deng Ical mengatakan bahwa pengembangan pusat dakwah Muhammadiyah di kawasan timur kota Makassar ini murni diinisiasi oleh pengurus daerah Muhammdiyah kota Makassar.

Hal itu karena pengurus daerah Muhammadiyah Makassar mengaku masih kekurangan pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah, hanya berada di kawasan utaran dan selatan kota Makassar.

Baca Juga : KPPU Tetapkan 3 Penasehat Kebijakan dan Dewan Pakar, Ada Mantan Menkeu

“Maka dari itu pengurus daerah Muhammadiyah membentuk panitia pengurus pembebasan lahan. Apalagi dalam kapasitas saya sebagai kader maupun pemerintah sangat mendukung, sehingga perlu dilakukan langkah langkah perecepatan,” kata Deng Ical, yang juga kader Muhammadiyah.

Menurut Deng Ical, hal ini sangat penting bagi pemerintah karena gerakan seperti ini sangat strategis. Kata dia, karena pusdim ini dibangun bukan hanya untuk warga Muhammadiyah dan masyarakat tertentu saja tapi seluruh komponen masyarakat.

“Jadi jangan meki takut karena nantinya itu semua unsur di Muhammadiyah bisa terkaper untuk menggunakan fasilitas tersebut. Jadi bukan cuman PDM dan warga tertentu yang bisa menikmatinya, makanya diberi nama Al l-Markas Al-Muhammadiyah,” tuturnya.

Baca Juga : Kadis PPKB Gowa Sofyan Daud Diamanahkan Pimpin Perkadis Nasional Bangga Kencana

“Nantinya jika pusdim ini terbangun, ia berharap gerakan dakwah persyerikatan di kawasan timur kota Makassar bisa dapat terus dikembangkan,” tambahnya.

Sementara Pimpanan Daerah Muhammadiyah Makassar, Nurdin Massi menyampaikan apresiasi kepada Wakil Wali Kota Makassar karena memberikan tempat silaturahmi di rumah dinasnya.

“Terimakasih Pak Wawali, suatu kehormatan kita semua bisa berkumpul dan bersilaturahmi di rujab Wakil Wali Kota Makassar yang menjadi simbol kota Makassar,” ucapnya.

Baca Juga : Hadiri Workshop Global ITU, Indosat Komitmen Pacu Literasi Digital di Dunia

Selain itu, Nurdin Massi mengungkapkan jika ide pembangunan pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah di kawasan timur kota Makassar itu lahir dua tahun lalu di tempatkan ini.

“Ketika itu kita mengadakan silaturahim pengurus daerah Muhammadiyah kota Makassar yang kebetulan ditempatka di rujab ini, dan pada waktu itu saya mengemukakan pentingnya ada pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah di kawasan timur kota Makassar,” ungkapnya.

“Begitu Pak Wawali memberikan sambutan, dia langsung memberikan tantangan yang luar biasa. Dalam sambutan beliau saya bersedia menjadi Wakil ketua panitia sisa Muhammadiyah mencari ketua panitia pembebasan lahan pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah. Ini adalah merupakan suntikan semangat kepada pimpinan daerah Muhammadiyah yang luar biasa, sehingga beberapa hari sesudah pertemuan itu kita membentuk panitianya,” lanjutnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646