0%
logo header
Kamis, 30 April 2026 19:35

DTM PINISI SULTAN 2026: BI dan Pemprov Sulsel Rekomendasikan Indikator Perkuat Investasi

Chaerani
Editor : Chaerani
Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar DTM PINISI SULTAN 2026, di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, kemarin. (Dok. BI Sulsel)
Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar DTM PINISI SULTAN 2026, di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, kemarin. (Dok. BI Sulsel)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merekomendasikan beberapa indikator sebagai rencana tindak lanjut penguatan investasi daerah.

Hal ini disepakati pada Dedicated Team Meeting (DTM)-Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan (PINISI SULTAN) yang merupakan kolaborasi antara BI dan Pemprov Sulsel.

Kepala Bank Indonesia Sulawesi Selatan (BI Sulsel), Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, dalam pertemuan tersebut disepakati sejumlah rekomendasi dan rencana tindak lanjut untuk mendorong peningkatan investasi. Utamanya pada pengembangan sektor hilirisasi hingga penguatan ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga : BI Sulsel: Pengembangan Hilirisasi dan Ekonomi Berkelanjutan Solusi Tingkatkan Investasi Daerah

Ia menyebutkan, ada enam indikator yang dianggap perlu menjadi perhatian serius. Pertama, penyelarasan proyek dengan agenda pembangunan nasional dengan fokus pada proyek clean and clear (CnC).

“Termasuk penguatan hilirisasi komoditas unggulan Sulsel seperti nikel, tembaga, kelapa, rumput laut, garam, ikan TCT, udang, kakao, dan kelapa sawit,” terangnya, dalam pertemuan, di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, kemarin.

Kedua, penguatan kesiapan proyek melalui penyediaan infrastruktur pendukung yang memadai serta jaminan keamanan dan kepastian berusaha guna meningkatkan daya saing proyek. Ketiga, pendampingan penyusunan feasibility study (FS) bekerja sama dengan lembaga kredibel untuk meningkatkan kualitas dokumen proyek.

Baca Juga : Tenri Indah Nilai Kader Posyandu Ujung Tombak Layanan Kesehatan di Masyarakat

Kempat, penguatan promosi IPRO melalui forum investasi, one-on-one meeting, dan site visit dengan calon investor potensial, baik domestik maupun internasional. Kelima, Pengembangan skema pembiayaan alternatif, termasuk penjajakan KPBU, pembiayaan oleh Danantara, optimalisasi kerja sama internasional, serta kemitraan dengan pelaku usaha strategis.

“Terakhir yang keenam adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui capacity building penyusunan proposal investasi berstandar internasional guna meningkatkan kualitas project owner,” terangnya.

Menurutnya, DTM PINISI SULTAN yang merupakan pertemuan rutin tahunan menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan. Tujuannya untuk mendorong transformasi ekonomi Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Pemkab Gowa Genjot Optimalisasi Aset Tanah untuk Pacu PAD dan Investasi

Sehubungan dengan itu, DTM PINISI SULTAN ini berupaya mendorong peningkatan realisasi investasi dengan menekankan pentingnya sinergi antar instansi dalam menyiapkan Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang selaras dengan arah pembangunan nasional dan potensi daerah.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menekankan pentingnya reformasi tata kelola investasi daerah, termasuk penyediaan infrastruktur pendukung dan penguatan aspek keamanan serta kepastian berusaha guna mempercepat akselerasi investasi di Sulawesi Selatan.

Ke depan, sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna meningkatkan kualitas perencanaan dan kesiapan proyek, dan mendorong percepatan realisasi investasi.

Baca Juga : YBM PLN UIP Sulawesi Salurkan Insentif ke 16 Perempuan, Sasar Guru Mengaji hingga Pedagang Kecil

“Termasuk juga memastikan investasi yang masuk semakin produktif, berdaya saing, dan berkontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan,” katanya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646