Gelar Aksi Sosial, PMII Bone Bedah Rumah Warga Tidak Mampu

0
Pulihan Mahasiswa yang tergabung dalam PMII Kabupaten Bone dibantu warga membambangun rumah panggung untuk Kakek Dg Mappaseng, warga Dusun Benteng Desa Padang Loang, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) IAIN Bone, menggelar aksi sosial kepada warga yang tidak mampu, Minggu (23/06/2019) kemarin.

Aksi sosial yang dilakukan Komisariat PMII IAIN Bone itu yakni membangun rumah layak huni milik Dg. Mappaseng, warga
Dusun Benteng Desa Padang Loang, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone.

Ketua Komisariat PMII IAIN Bone, Faisal mengatakan, pembangunan rumah layak huni yang dilakukan rekan rekan itu merupakan bentuk kepedulian dan program PMII cabang Bone untuk membantu warga yang rumahnya tak layak huni.

“Aksi ini merupakan aksi sosial kami dan program PMII membantu warga yang membutuhkan. Aksi ini juga kami dibantu oleh warga sekitar lokasi,” kata Faisal saat ditemui awak media, Senin (24/06/2019).

Ia menambahkan, sebelum membangun rumah kakek Dg. Mappaseng itu, pihaknya melakukan penggalangan dana di jalan kemudian dikumpulkan hingga bisa membeli bahan untuk membangun rumah.

“Aksi ini bukan cuma kali ini, tapi sebelumnya sudah kami lakukan, sudah ada beberapa rumah tak layak huni kami kerja seperti rumah kake Dg. Mappaseng. Sumber dananya itu hasil dari galang dana di jalanan selama 3 hari berturut turut,” jelasnya.

Sebelum melakukan pembangunan rumah layak huni itu, pihaknya telah melakukan survei layak atau tidaknya keluarga tersebut untuk dibangunkan sebuah rumah oleh rekan rekannya.

“Yah pastinya kami telah melakukan survei kemudian kami tindak lanjuti bersama teman teman,” paparnya.

Faisal menceritakan, bahwa Dg. Mappaseng yang sudah lansia itu hidup sebatang kara tanpa Istri dan Anaknya karena telah meninggal dunia setahun yang lalu.

Semenjak Istri dan anaknya meninggal dunia, Kakek Dg. Mappaseng pun hanya tinggal di rumahnya karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk bekerja karena lengan bagian kirinya pernah mengalami patah tulang bahkan untuk jalanpun terlihat lunggang-langging.

Selain itu, kakek Dg. Mappaseng tak punya apa-apa untuk dikelola, baik berupa tanah sebagai lahan perkebunan maupun sawah.

“Jadi kebutuhan itu selama ini, kakek ini dibantu dari berbagai kalangan Pemuda dan pemerintah setempat yang tak putus untuk menyalurkan bantuan untuk keperluan hidupnya,” tuturnya.

Dengan bangunan rumah panggung 4X5 meter itu, Ketua Komisariat PMII IAIN Bone berharap bantuan yang diberikan nantinya bisa meringankan beban kakek Dg. Mappaseng.

“Meski hanya rumah sederhana yang kami bantukan, semoga bisa meringankan beban kakek,” pungkasnya.

Sementara itu, Dg. Mappaseng menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan itu. “Seperti mimpi rasanya. Senang sekali ketika rumah saya dibangun baru oleh mahasiswa yang baik hati. Saya benar-benar berterima kasih,” tutupnya.

(Kemal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here