0%
logo header
Kamis, 30 November 2023 15:14

Gowa Berhasil Kantongi Predikat Kabupaten Sehat

Chaerani
Editor : Chaerani
Wabup Gowa Abd Rauf Malaganni saat menerima Penghargaan Kabupaten Sehat oleh Menteri Kesehatan RI,Budi Gunadi Sadikin pada Malam Penganugerahan Tanda Penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat dan TBM Tahun 2023, di Ballroom Kempinski, Hotel Jakarta, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Wabup Gowa Abd Rauf Malaganni saat menerima Penghargaan Kabupaten Sehat oleh Menteri Kesehatan RI,Budi Gunadi Sadikin pada Malam Penganugerahan Tanda Penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat dan TBM Tahun 2023, di Ballroom Kempinski, Hotel Jakarta, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa berhasil mengantongi Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat Kategori Swasti Saba “Padapa” dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Penghargaan diterima langsung Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni dari Menteri Kesehatan RI,Budi Gunadi Sadikin pada Malam Penganugerahan Tanda Penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat dan TBM Tahun 2023, di Ballroom Kempinski, Hotel Jakarta.

Abdul Rauf mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang telah berhasil menyelenggarakan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2023. Salah satunya Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Delapan Tahun Kepemimpinan Adnan-Kio: Momen Tuntaskan Janji

“Tentu ini akan menjadi dorongan bagi kita di Kabupaten Gowa untuk terus menyelenggarakan kabupaten sehat yang semakin baik kedepan,” ujarnya, usai menerima penghargaan, kemarin.

Menurutnya, penghargaan ini berkat kerjasama dan kolaborasi dari seluruh pihak yang terlibat dalam mewujudkan Gowa menjadi kabupaten sehat.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kabupaten sehat ini. Tentu ini berkat kerja keras kita semua khususnya dalam memenuhi sembilan tatanan yang menjadi penilaian,” terangnya.

Baca Juga : OJK Komitmen Perkuat Industri BPR

Sementara, Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan selamat kepada pemerintah daerah yang telah berhasil mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2023.

“Selamat kepada para kepala daerah yang sudah berhasil lebih baik dari yang lain dalam menciptakan kotanya yang lebih sehat,” jelasnya.

Ia mengaku, masalah kesehatan saat ini semakin kompleks khususnya di perkotaan. Hal ini disebabkan karena penduduk kota yang semakin banyak setiap tahunnya akibat urbanisasi yang tidak terelakkan.

Baca Juga : Bupati Gowa: Pengembangan Kawasan Mamminasata Pacu Ekonomi Daerah

Menurutnya, dengan adanya urbanisasi yang tidak terelakkan ditambah perubahan iklim yang terjadi persoalan di kota semakin rumit termasuk masalah kesehatan. Hal ini memicu beberapa penyakit yang sering muncul, seperti demam berdarah, stroke dan serangan jantung serta depresi.

Olehnya itu, untuk mengatasi hal ini pemerintah daerah harus mampu memperhatikan kebersihan lingkungan dan menyiapkan sarana dan prasarana ruang bergerak untuk masyarakat.

“Kepala daerah itu urusin kesehatan itu banyak, urusin penyakit yang menular maupun yang tidak menular maupun urusin kesehatan jiwa,” tambahnya.

Baca Juga : Sikapi Kasus Bullying, Komisi D DPRD Makassar Gelar RDP dengan Lembaga Perlindungan Anak Sulsel

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Sujjadan selaku Ketua Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat mengatakan, penghargaan yang diterima Kabupaten Gowa yaitu penghargaan pada program Kabupaten/Kota Sehat atau Swasti Saba.

Penghargaan ini diberikan setiap dua tahun sekali oleh Kemendagri dan Kemenkes, kepada kota/kabupaten yang berhasil menyelenggarakan program tatanan yang ada dalam program Kabupaten/Kota Sehat.

“Alhamdulillah, Gowa selalu mendapatkan perhargaan tersebut, sejak 2015, 2017, 2019, 2021 dan tahun inu. Kunci dari keberhasilan ini terletak pada dukungan pemerintah, swasta dan masyarakat, serta kolaborasi dan komitmen penuh lintas sektor untuk memenuhi setiap indikator pada setiap tatanan di sektor masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga : Sikapi Kasus Bullying, Komisi D DPRD Makassar Gelar RDP dengan Lembaga Perlindungan Anak Sulsel

Sujjadan menambahkan, penilaian pada 2023 ini merupakan evaluasi terhadap capaian pada 2021 dan 2022, yang meliputi sembilan tatanan dengan 150 indikator. Tatanan tersebut yaitu kehidupan masyarakat yang sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar rakyat, perkantoran dan perindustrian, pariwisata sehat, transportasi dan tertib lalu lintas jalan, perlindungan sosial, pencegahan dan penanganan bencana.

Dirinya berharap, agar program Kabupaten/Kota Sehat ini dapat dioptimalkan sampai di Kecamatan Sehat dan Desa/Kelurahan Sehat dengan melibatkan semua stakeholder baik pemerintah, swasta maupun masyarakat. Sehingga bisa merubah pola hidup masyarakat yang lebih bersih, sehat dan aman.

“Penghargaan ini bukan merupakan tujuan utama kita, namun yang terpenting adalah bagaimana agar Kabupaten Gowa menjadi wilayah yang bersih, nyaman dan aman untuk dihuni,” terangnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646