REPUBLIKNEWS.CO.ID, BUTON TENGAH – Himpunan Mahasiswa Pelajar Wasindoli dan masyarakat Desa Tanailandu (HMPW) di Kabupaten Buton Tengah, mengeluhkan susahnya akses jaringan internet di desanya tersebut. Untuk diketahui, sejak merebak wabah pandemi virus corona, kampus-kampus tutup sementara dan proses belajar mengajar dialihkan via daring atau online.
“Guna menghindari penyebaran virus corona ini sistem kuliah dari tatap muka diubah jadi daring. Kami yang tinggal di pelosok desa sangat kesulitan mendapatkan akses internet,” kata Kalfin, mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Jurusan Ilmu Kelautan Kepada Republiknews.co.id, Senin (09/11/2020).
Menurutnya, akses internet di wilayah Utara Kecamatan Mawasangka, Desa Tanailandu saat ini sangat susah. Untuk bisa belajar secara online atau e-learning mereka harus mencari lokasi yang terhubung jaringan internet hingga puluhan kilometer.
“Kami harus menempuh jarak belasan kilometer demi bisa kuliah online,” ungkapnya.
Kalfin yang juga Ketua Departemen Jaringan dan Komunikasi (Jarkom) pada Himpunan Mahasiswa Pelajar Wasindoli mengaku kondisi serupa juga dialami rekan-rekannya di daerah Tanailandu, Kecamatan Mawasangka bahkan masyarakat desa setempat.
“Kurang Lebih satu bulan jaringan telpon dan internet di mawasangka bagian Utara khusunya desa Tanailandu dan Sekitarnya tak kunjung normal, percuma Kemendikbud memberikan bantuan data yang begitu banyak namun tidak terpakai,” ungkapnya
Telponpun putus putus bahkan tidak nyambung, lanjutnya, karena memang jaringan ini sudah menjadi kebutuhan,
“Olehnya itu kami sangat memohon kepada pihak terkait (Telkomsel) untuk membangun satu BTS /Pemancar atau mungkin dicarikan alternatif lain agar jaringan ini kembali Normal, supaya kita tidak lari lagi dilaut dan dikebun untul lanjutkan perkuliahan karna untuk sementara cuaman disitu Alternatif kami agar kami tetap ikuti perkuliahan,” harapnya. (Dzabur Al-Butuni)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646
