REPUBLIKNEWS.CO.ID, SULTRA — General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi, I Gusti Made Aditya ingin memastikan agar seluruh pembangunan proyek ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) hingga standar keberlanjutan lingkungan.
Hal ini ditegaskan di sela-sela melakukan kunjungan kerja (site visit) ke sejumlah proyek strategis ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara guna memastikan percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan sesuai target.
Sejumlah proyek pembangunan yang dikunjungi antara lain, Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 275/150 kV Andowia dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Andowia–Pelanggan PT Stargate. Termasuk, SUTT 150 kV Bungku–Pelanggan PT ACN serta Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku (Ext).
Baca Juga : NasDem Sulsel Segera Tempati Markas Baru di Jalan Pettarani Makassar
“Kunjungan ini untuk memantau progres pembangunan, mengevaluasi tantangan di lapangan, serta memastikan pelaksanaan proyek berjalan tepat waktu dengan tetap mengedepankan aspek kualitas, keselamatan kerja, dan kepatuhan terhadap standar lingkungan,” tegas I Gusti Made, dalam keterangan resminya, kemarin.
Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari Program Percepatan Pembangunan Ketenagalistrikan (PPPK) untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan pasokan listrik di Sulawesi Tenggara. Proyek ini juga mendukung kebutuhan listrik pelanggan industri, seperti PT Stargate dan PT ACN, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah tersebut.
Lanjutnya, kunjungan lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh tahapan proyek berjalan optimal. Apalagi, PLN UIP Sulawesi berkomitmen mempercepat penyelesaian proyek guna memastikan pasokan listrik yang andal bagi pelanggan industri PT Stargate dan PT ACN serta memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi Tenggara
Baca Juga : Asmawati, Warga Pallangga Kini Nikmati Hidup Lewat Perbaikan Rumah dan Bantuan Usaha
“Site visit ke proyek GITET Andowia dan SUTT Bungku memungkinkan kami memverifikasi progres pembangunan secara langsung sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah optimalisasi di lapangan,” ujar I Made.
Sementara, Manager PT PLN (Persero) UPP Sulawesi Tenggara, Ronny Aprisaputra mengatakan, progres pembangunan proyek saat ini terus berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Pihaknya optimis proyek tersebut akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Tenggara.
“Kunjungan General Manager memberikan arahan strategis dalam mengoptimalkan koordinasi dengan kontraktor, memastikan implementasi keselamatan kerja, serta menjaga kepatuhan terhadap standar lingkungan,” kata Ronny.
Baca Juga : Lakukan Penipuan dan Impersonasi, Satgas PASTI Hentikan Aktivitas CANTVR dan YUDIA
Kegiatan kunjungan ditutup dengan briefing lapangan dan diskusi bersama tim proyek guna merumuskan langkah percepatan pembangunan. Melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini, PLN UIP Sulawesi terus mendukung penyediaan pasokan listrik yang andal guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor industri di Sulawesi Tenggara.
Dalam kunjungan turut mendampingi, General Manager UIP Sulawesi didampingi Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi (SRM PPKOM) Henry Donald M. Silaen serta Manager UPP Sulawesi Tenggara Ronny Aprisaputra beserta jajaran.
