0%
logo header
Minggu, 03 April 2022 14:21

Indah Minta Pembayaran Retribusi Pasar dan Pajak Di Luwu Utara Gunakan QRIS

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, menjau langsung aktifitas Pasar Rakyat Ammasangan di Kecamatan Malangke Barat usai di resmikan. Jumat (01/04/2022).
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, menjau langsung aktifitas Pasar Rakyat Ammasangan di Kecamatan Malangke Barat usai di resmikan. Jumat (01/04/2022).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU UTARA — Untuk memaksimalkan retribusi pasar dan pajak, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani meminta proses pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan digitalisasi keuangan.

“Soal retribusi saya minta pembayarannya itu sudah harus menggunakan QRIS. Jadi mulai sekarang kita dorong dan ajar pedagang kita untuk menggunakan sistem transaksi digital melalui QRIS,” kata Indah saat menyampaikan sambutan sekaligus meresmikan Pemanfaatan Pasar Bone-bone, Sabtu (02/04/2022) kemarin.

Baca Juga : Indah Putri Indriani Usul Kejurnas Arung Jeram 2023 di Luwu Utara

Dengan menggunakan QRIS, lanjut Indah, pembayaran retribusi pasar dan pajak Hotel dipastikan akan sampai ke Kas Negara, karena dengan menggunakan QRIS pedagang yang membayar retribusi tidak lagi menggunakan uang tunai.

“Bayar retribusi tidak ada lagi saling curiga pembayaranya tidak sampai, pasti sampai. Karena pembayarannya tinggal scan barcode dan secara otomatis uang pembayaran retribusi itu masuk ke rekening negara,” jelas Bupati perempuan pertama di Sulsel itu.

“Menggunakan QRIS ini selain aman juga sehat, karena tidak lagi menggunakan uang tunai. Coba bayangkan uang kertas itu sudah berapa kali berpindah tangan. Kita harus memulai dan membiasakan menggunakan QRIS, apalagi pemerintah secara bertahap terus mengurangi mencetak uang kertas. Jadi nanti tidak ada lagi uang tunai, semua proses pembayaran tinggal scan saja,” sambung Indah.

Baca Juga : Indah Putri Indriani Ingin Jambore Nasional Arus Deras Sungai Rongkong Jadi Agenda Tahunan

Terkait Pasar Bone-bone yang dibangun melalui Dana Tugas Pembantuan (TP) Kementerian Perdagangan RI, Indah berharap pemanfaatan pasar yang bisa menampung sekira 107 pedagang ini dapat dikelola secara profesional sehingga memberi nilai tambah bagi masyarakat.

“Hadirnya pasar yang representatif ini tentu akan semakin memaksimalkan pemasaran hasil-hasil produk pertanian dan perkebunan masyarakat yang muaranya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apa yang kita bangun ini tolong dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, tidak untuk disewakan apalagi diperjualbelikan,” tegas bupati periode kedua ini yang hadir didampingi Kepala DP2KUKM Muhammad Kasrum, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Muharwan, Kadishub Hakim Bukara, Pimpinan Bank BNI Masamba, dan Camat Bone-bone Isa Ansari bersama unsur Forkopincam.

Sekadar diketahui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan sistem pembayaran menggunakan kode QR yang terstandar dari Bank Indonesia. Dengan QRIS dari Bank Indonesia ini, masyarakat bisa melakukan pembayaran di mana pun. Masyarakat pun bisa melakukan pembayaran dengan scan kode QRIS yang dicetak oleh penyedia pembayaran digital lainnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646