0%
logo header
Selasa, 07 Mei 2024 03:38

Inovasi Rumah Produktif Antarkan Pemkab Gowa Raih Pembangunan Daerah Terbaik Ketiga Nasional

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menerima Penghargaan PPD sebagai daerah terbaik ketiga tingkat nasional, di Jakarta, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menerima Penghargaan PPD sebagai daerah terbaik ketiga tingkat nasional, di Jakarta, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Inovasi Produktivitas Simultan (Proksi) Rumah Produktif yang digagas Pemerintah Kabupaten Gowa berhasil membawanya meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2024.

Dalam penghargaan kali ini, Kabupaten Gowa dinobatkan sebagai Kabupaten Terbaik III tingkat nasional. Bahkan satu-satunya kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang meraih penghargaan tersebut.

Penghargaan ini diserahkan langsung Presiden RI, Joko Widodo kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, di sela-sela Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2024 yang berlangsung di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC).

Baca Juga : Incar Rekomendasi Demokrat di Pilwalkot Parepare, Andi Nurhaldin Ikuti Fit dan Proper Test

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, penghargaan tersebut berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak yang ada. Khususnya seluruh jajaran Bappeda, sehingga Gowa mampu meraih Terbaik III Nasional PPD 2024 Kategori Kabupaten, dari 416 kabupaten di Indonesia.

“Tentu ini merupakan sebuah capaian yang luar biasa berkat kerja keras seluruh pihak,” ungkapnya, usai menerima penghargaan, kemarin.

Keberhasilan pembangunan ini kata Adnan, dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen di daerah termasuk masyarakat sebagai kunci utama gerak pembangunan. Melalui penghargaan ini semoga dapat memotivasi para perencana di daerah untuk menyusun perencanaan yang lebih berkualitas, terukur dan inovatif yang berdampak baik terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga : Harap Berpaket dengan Dhevy Bijak, Harbi Syam Siap Tantang Arham Basmin di Pilkada Luwu 2024

“Semoga ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Target kita kedepan jika tahun lalu peringkat keempat, tahun ini masuk peringkat ketiga, Insya Allah tahun depan bisa naik peringkat kedua bahkan pertama,” harap orang nomor satu di Gowa ini.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Sujjadan juga merasakan hal yang sama. Menurutnya prestasi ini lahir dari arahan Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa yang selalu menekankan kolaborasi dan sinergitas dari stakeholder pembangunan.

“Alhamdulillah Gowa berhasil menjadi peringkat tiga, dan satu-satunya dari luar pulau Jawa yang bisa masuk dalam tiga besar,” katanya.

Baca Juga : Ikuti Uji Kelayakan di Demokrat Sulsel, Appi Bicara Soal Peluang Dipaketkan dengan ARA

Menurutnya, penghargaan ini adalah apresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Gowa dalam menghadirkan perencanaan yang sinkron antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk fokus, tepat sasaran dan strategis bagi kesejahteraan masyarakat.

Di tempat yang sama, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan, dalam menyusun perencanaan pembangunan, keberlanjutan program sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembangunan, termasuk pemerintah daerah harus menyinkronkan program dengan pemerintah pusat sehingga mampu berjalan beriringan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

“Programnya harus berkelanjutan, harus inline atau harus seirama, jangan sampai pusat ke kanan daerah ke kiri. Misalnya pusat ingin meningkatkan produksi pangan tapi daerah malah konversi sawah menjadi properti itu tidak sinkron namanya, kemudian program harus berorientasi hasil, sehingga harus fokus dan jelas mana yang skala prioritas, jangan sampai anggaran dipakai untuk rapat dan studi banding yang kebanyakan,” jelasnya.

Baca Juga : Pilwali Makassar, Rusdin Abdullah Sapa Masyarakat dengan Program Rudal Mendengar

Tak hanya itu, dirinya menegaskan program juga harus tepat sasaran dan strategis, dimana APBN maupun APBD harus digunakan sebagaimana mestinya.

“Artinya APBD, APBN manfaatnya kelihatan dan tepat sasaran. Jangan sampai ada anggaran untuk stunting atau Puskesmas, tapi Puskesmas gunakan untuk pembangunan pagar Puskesmas ini tidak ada hubungannya,” tegasnya

Ia berharap, Musrenbangnas ini bisa menjadi penyambung agenda pembangunan, pusat, provinsi kabupaten dan kota agar seluruh program yang direncanakan tepat sasaran dan hasilnya betul betul dirasakan oleh rakyat.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646