0%
logo header
Selasa, 07 Mei 2024 16:30

Interkoneksi Sistem Kelistrikan Sulteng dan Gorontalo Dapat Dukungan Penuh Masyarakat

Chaerani
Editor : Chaerani
Proses pembayaran pengadaan tanah pembangunan SUTT 150kV Marisa-Moutong Sec.3, di Kecamatan Taopa, Sulawesi Tengah mulai dilakukan PLN melalui UPP Sulut, di Kantor Cat Tappa, kemarin. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)
Proses pembayaran pengadaan tanah pembangunan SUTT 150kV Marisa-Moutong Sec.3, di Kecamatan Taopa, Sulawesi Tengah mulai dilakukan PLN melalui UPP Sulut, di Kantor Cat Tappa, kemarin. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAOPA — Pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV Marisa-Moutong Sec.3, di Kecamatan Taopa, Sulawesi Tengah kini memasuki tahap pembayaran untuk pengadaan tanah masyarakat.

Hal ini tentunya karena adanya dukungan penuh dari masyarakat sekitar lokasi pembangunan. Proses pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara (UPP Sulut). Dimana proses pembayaran tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Taopa, Sulawesi Tengah.

Berjalannya kegiatan pengadaan tanah ini tidak luput dari peran Srikandi PLN yang turut andil sebagai penanggung jawab dalam proses kegiatan pengadaan tanah proyek SUTT 150kV Marisa-Moutong Sec.3

Baca Juga : Incar Rekomendasi Demokrat di Pilwalkot Parepare, Andi Nurhaldin Ikuti Fit dan Proper Test

Salah satu Srikandi PLN Claudia Glory Senduk mengatakan, proses pekerjaan yang dilakukan yaitu mulai dari pembebasan tanah untuk tapak tower sebanyak 195 titik, dan pengurusan kompensasi tanah, tanaman dan bangunan sekitar sepanjang 58 Km jika jarak antar tower adalah 300 meter.

“Mulai dari inventaris lahan, proses pembayaran ganti rugi dan kompensasi harus dirampungkan agar pekerjaan konstruksi dapat segera dimulai,” katanya dalam keterangannya, kemarin.

Claudia yang juga Penanggung Jawab Proses Pengadaan Tanah dan ROW menjelaskan, serangkaian pekerjaan tersebut tentu tidak mudah namun berkat kemampuan komunikasi dan manajemen yang baik, Tim Pengadaan Tanah dan ROW yang juga beranggotakan Srikandi PLN sanggup melaksanakannya.

Baca Juga : Harap Berpaket dengan Dhevy Bijak, Harbi Syam Siap Tantang Arham Basmin di Pilkada Luwu 2024

Glory menyampaikan bahwa semua pihak mendukung PLN dalam proses pembebasan lahan ini.

Pada tahapan pembayaran pengadaan tanah stakeholder terkait turut hadir di antaranya, perwakilan Kejari Moutong, Pemerintahan Kecamatan Taopa, Kepala Desa Bilalea, Kepala Desa Taopa, Kepala Desa Palapi, Kepala Desa Taopa Barat, Perwakilan Bank BNI Cab. Marisa, Sucofindo, dan pemilik tanah selaku penerima hak atas pembayaran tanah.

“Sebelum melaksanakan pembayaran PLN terlebih dahulu melaksanakan tahap inventarisasi, dan sosialisasi harga, Kini proses pembangunan proyek SUTT 150kV sec.3 sudah masuk pada tahapan pembayaran kepada masyarakat pemilik lahan,” ujarnya.

Baca Juga : Ikuti Uji Kelayakan di Demokrat Sulsel, Appi Bicara Soal Peluang Dipaketkan dengan ARA

Sementara, Camat Taopa, Zein menyampaikan banyak terima kasih atas pembangunan proyek SUTT di Kecamatan Taopa Sulawesi Tengah.

“Saya mewakili masyarakat mendukung penuh pembangunan SUTT ini dan terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang turut andil dalam pembangunan infrastruktur di daerah kami,” terangnya.

Ia berharap, semoga pekerjaan tersebut berjalan dengan lancar sehingga listrik di daerah bisa menjadi lebih andal mengingat selama ini pihaknya hanya mengandalkan PLTD.

Baca Juga : Pilwali Makassar, Rusdin Abdullah Sapa Masyarakat dengan Program Rudal Mendengar

“Saya yakin dengan adanya pembangunan ini akan lebih berkembang dan yang paling penting tidak ada yang merasa dirugikan terutama warga yang lahannya digunakan untuk tapak tower SUTT,” tuturnya.

Terpisah, Manager PLN UPP Sulut Muh. Arfah Aboe Kasim mengungkapkan, pembangunan SUTT ini merupakan bagian dari interkoneksi Sulawesi yang akan menghubungkan sistem kelistrikan Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

Sebelumnya PLN telah merampungkan pekerjaan SUTT 150kV Marisa – Moutong Section 1 dan 2 di 2022 dan saat ini dilanjutkan ke Section 3 dan PLN sebagai upaya memenuhi tanggung jawab atas pembayaran pengadaan tanah untuk lokasi tapak tower SUTT 150 kV ini.

Baca Juga : Pilwali Makassar, Rusdin Abdullah Sapa Masyarakat dengan Program Rudal Mendengar

“Pembayaran dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku di mana harga yang diterima oleh masyarakat ditentukan oleh tim appraisal,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan terimakasihnya terhadap PLN yang telah melakukan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat karena telah mendukung upaya peningkatan keandalan sistem kelistrikan yang akan menghubungkan 2 Provinsi Sulawesi Tengah dan Gorontalo,” ungkapnya.

Baca Juga : Pilwali Makassar, Rusdin Abdullah Sapa Masyarakat dengan Program Rudal Mendengar

Sementara, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Nur Akhsin menyampaikan bahwa dalam pekerjaan ini Srikandi PLN turut terlibat. Hal ini membuktikan bahwa Srikandi PLN adalah para wanita yang tangguh dan dapat berikan kepercayaan sebagai penanggung jawab dalam proses pelaksanaan pengadaan tanah untuk keperluan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) dalam hal ini jalur transmisi.

“Saat ini proyek pembangunan SUTT masih dalam tahap pra konstruksi, untuk itu kami mohon dukungan dari masyarakat dan seluruh stakeholder untuk kelancaran pembangunan proyek SUTT 150kV Marisa – Moutong Sec.3 agar infrastruktur ini segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646