0%
logo header
Rabu, 21 Februari 2024 18:32

IOH Bersama Lintasarta dan Pemkab Tubaba Implementasikan Faskes Berbasis Digital

Chaerani
Editor : Chaerani
Indosat Ooredoo Hutchison melalui ACP Indosat Business yaitu PT Distribusi Sukses Mandiri bersama PT Lintasarta melakukan kerjasama dalam rangka mendorong implementasi sistem digital pada layanan kesehatan. (Dok. Indosat Ooredoo Hutchison)
Indosat Ooredoo Hutchison melalui ACP Indosat Business yaitu PT Distribusi Sukses Mandiri bersama PT Lintasarta melakukan kerjasama dalam rangka mendorong implementasi sistem digital pada layanan kesehatan. (Dok. Indosat Ooredoo Hutchison)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LAMPUNG — PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) ikut berkomitmen dalam peningkatan mutu fasilitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya dengan mendorong penerapan digitalisasi pada fasilitas kesehatan (faskes).

Upaya ini salah satunya dilakukan melalui kemitraan strategis yang terbangun antara IOH melalui Authorized Channel Partner (ACP) Indosat Business yaitu PT Distribusi Sukses Mandiri (DSM) bersama PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) melalui business unit-nya Owlexa Healthcare. Kerjasama ini untuk implementasi dan dukungan digitalisasi pada 17 faskes di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung. Di mana terdiri dari 16 puskesmas dan 2 klinik.

Komitmen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Senior Vice President (SVP) Head of Business to Business (B2B) Small Medium Business (SMB) Indosat Ooredoo Hutchison Widirianto Hendro Trilaksono, Senior Vice President (SVP) Regional Commerce Lintasarta Sigit Pramudyantoro, Direktur DSM Ridwan Sani, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba Majril. Prosesi penandatangan kerja sama terkait aspek teknis dilakukan oleh Direktur DSM Ridwan Sani bersama pimpinan 16 puskesmas dan 2 klinik yang mencakup teknis implementasi dan dukungan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Puskesmas sebagai wujud komitmen digitalisasi di wilayah Tubaba, Lampung.

Baca Juga : Jelang Pilwali Makassar, Ustadz Das’ad Latif Masuk Radar NasDem

Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Danny Buldansyah mengatakan, Indosat Business bersama Lintasarta berkolaborasi untuk mendorong transformasi digital di sektor kesehatan sebagai upaya mendukung program pemerintah daerah.

“Sebagai penyedia terdepan untuk sistem informasi manajemen faskes dan konektivitas, Indosat Group telah siap untuk mendorong pertumbuhan akses layanan kesehatan melalui digitalisasi dalam lingkup daerah hingga nasional,” ungkapnya dalam keterangannya, Rabu, (21/02/2024).

Ia menegaskan, kerja sama ini pun tidak akan selesai di Tubaba Lampung saja, namun akan semakin meluas ke daerah-daerah lainnya sebagai wujud komitmen Indosat dan Lintasarta dalam memajukan infrastruktur digital, transformasi dan inovasi pemerintah daerah di sektor kesehatan. Termasuk, mempercepat implementasi transformasi digital di sektor kesehatan sebagai visi Kementerian Kesehatan mewakili pemerintah pusat.

Baca Juga : Sukseskan Utsawa Dharma Gita IX Tingkat Sulsel, Muhammad Fauzi Sumbang Hadiah Rp30 Juta

Melalui semangat gotong royong, kerja sama ini menunjukkan komitmen Indosat dan Lintasarta dalam membuka potensi sektor kesehatan digital Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat secara luas.

“Melalui kemitraan ini, Indosat Group akan menghubungkan antar pemangku kepentingan di sektor Kesehatan di setiap daerah dengan di pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, serta stakeholder lainnya yang terkait. Hal ini sesuai tujuan besar Indosat, yaitu menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mengakselerasi transformasi digital bangsa,” tutup Danny.

Commerce Director Lintasarta Fitrah Muhammad mengungkapkan, implementasi paket layanan SIMPuskesmas, solusi connectivity Indosat, dan tablet device menjadi satu paket solusi lengkap yang memenuhi kebutuhan dari sisi penyelenggara Faskes di daerah. Kolaborasi ini menjadi langkah besar transformasi pemerintah daerah dengan adanya kepercayaan dari pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba, Lampung.

Baca Juga : Dekan FTI UMI: Tak Ada Perpisahan Lebih Mengharukan selain Pisah dari Bulan Ramadan

“Hal penting lainnya melalui implementasi digitalisasi ini, seluruh Faskes dengan pemerintah daerah akan terintegrasi secara real time, termasuk integrasi dengan instansi eksternal yaitu BPJS Kesehatan dan Satu Sehat dari Kementerian Kesehatan,” ungkapnya singkat.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba Marjil mengungkapkan, kendala yang selama ini dialami yakni terkait masih manualnya proses layanan di internal faskes dan kebutuhan data pelayanan kesehatan di wilayah Tubaba sudah terselesaikan.

“Implementasi digitalisasi melalui kolaborasi dengan Indosat Group tidak akan berhenti di sini karena solusi digitalisasi ini akan semakin berkembang dan akan diimplementasikan lebih jauh lagi. Tujuannya dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat dan pemenuhan data strategis bagi pemerintah untuk pengambilan kebijakan yang cepat dan tepat,” katanya.

Baca Juga : Di Hadapan Keluarga Besar, Andi Ina Izin Untuk Bertarung di Pilkada Barru

Direktur PT Distribusi Sukses Mandiri Ridwan menambahkan, keunggulan Indosat Group sebagai penyedia solusi teknologi enterprise menjadi semakin lengkap dengan berkolaborasi bersama DSM yang menghadirkan sentuhan khas daerah yang sangat mengenal kebutuhan serta keinginan dari stakeholder di Tubaba atau Lampung umumnya.

“Ke depannya, saya meyakini layanan ini akan beyond dari digitalisasi di sektor kesehatan yang ada dewasa ini karena adanya teknologi Artificial Inteligence (AI) dan teknologi lainnya serta akan menyebar implementasinya ke daerah lainnya,” ungkapnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646