0%
logo header
Minggu, 01 November 2026 15:18

Jaga Maksimalnya Tujuan Pembangunan, Edward Horas Masifkan Pengawasan APBD di Kelurahan Lariang Bangi

Rizal
Editor : Rizal
Anggota DPRD Sulsel, Edward Wijaya Horas saat melaksanakan kegiatan pengawasan APBD Provinsi Sulsel tahun anggaran 2026 di Jalan Gunung Lokon, Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Minggu (1/11/2026). (Foto: Istimewa)
Anggota DPRD Sulsel, Edward Wijaya Horas saat melaksanakan kegiatan pengawasan APBD Provinsi Sulsel tahun anggaran 2026 di Jalan Gunung Lokon, Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Minggu (1/11/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Rutinitas pengawasan APBD terus dimasifkan oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas. Kali ini, legislator dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulsel itu melaksanakan kegiatan pengawasan APBD Provinsi Sulsel tahun anggaran 2026 di Jalan Gunung Lokon, Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Minggu (1/11/2026).

Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Edward Horas untuk mengawasi langsung pelaksanaan pembangunan yang menggunakan APBD. Dirinya sengaja memasifkan kegiatan pengawasan tersebut demi mewujudkan maksimalnya tujuan pembangunan.

Edward Horas pun mengelaborasi sejumlah permasalahan yang ditemukan di lapangan. Termasuk meminta saran, masukan dan kritik dari masyarakat setempat terkait pembangunan yang didanai oleh APBD.

Baca Juga : HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya untuk Masyarakat

“Kita menginginkan APBD yang digunakan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Prinsipnya adalah anggaran negara yang berasal dari rakyat harus kembali dinikmati oleh rakyat seutuhnya,” tegas Edward Horas.

Sekretaris Komisi A DPRD Sulsel itu menyebut bahwa tujuan pembangunan pada dasarnya adalah untuk meningkatkan pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mewujudkan kesejahteraan dan pemerataan bagi masyarakat.

“Dengan demikian, partisipasi masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mengawal agar tujuan pembangunan ini tercapai dengan maksimal. Bisa dalam bentuk evaluasi dan kritik yang konstruktif, pengawasan langsung, ataupun memberikan masukan-masukan lewat forum seperti ini,” beber Edward Horas.

Baca Juga : Bulan Inklusi Keuangan 2026, OJK Catat Pembukaan Rekening Keuangan Tembus 27,23 Juta

Dirinya pun memberikan apresiasi khusus kepada seluruh masyarakat Kelurahan Lariang Bangi yang menyempatkan hadir dalam kegiatan tersebut. Hal itu kata Edward Horas, menjadi bentuk sumbangsih yang positif terhadap pembangunan daerah.

Selain melaksanakan kegiatan pengawasan APBD, momen itu juga dimanfaatkan oleh Edward Horas untuk menampung sejumlah aspirasi lainnya yang berkembang di tengah masyarakat setempat.

Aspirasi tersebut diantaranya terkait tumpang tindih pengurusan administrasi STNK kendaraan bermotor, permintaan bantuan gerobak sampah, serta permintaan khusus untuk memprioritaskan penanganan banjir, khususnya di sekitar Jalan Sungai Pareman, Kota Makassar.

Baca Juga : Pasar Green Bean Tumbuh Berlipat, PLN UIP Sulawesi Perkuat Kompetensi Petani Kopi Batui

Sekadar diketahui, kegiatan pengawasan APBD ini turut dihadiri Lurah Lariang Bangi, para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda setempat. Hasilnya, akan diteruskan oleh Edward Horas ke sejumlah pihak terkait demi tercapainya tujuan pembangunan yang maksimal. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646