0%
logo header
Selasa, 27 April 2021 15:19

Jelang idul Fitri 1442 Hijriyah, Penjagaan di Perbatasan Masuk Soppeng Akan Diperketat

Pertemuan lintas sektoral membahas Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Soppeng, berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Selasa (27/04/2021).
Pertemuan lintas sektoral membahas Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Soppeng, berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Selasa (27/04/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Pertemuan lintas sektoral yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Selasa (27/04/2021) dipimpin oleh Wakil Bupati Soppeng Lutfi Halide.

Pada pertemuan tersebut membahas tentang penanganan Covid-19 setelah dilakukan pelonggaran aktifitas.

Satu persatu menyampaikan perkembangan situasi di Bulan Suci Ramadhan 1442 hijriyah, diantaranya Dandim 1423 Soppeng Letkol. Inf. Richard M Butar-Butar menyebut bahwa awal bulan suci Ramadhan terdapat 1.500 orang pendatang masuk di wilayah Kabupaten Soppeng.

Baca Juga : Dibakar Api Cemburu, Warga Soppeng Tega Habisi Nyawa Mantan Istrinya

“Semua ini belum diperiksa dan tidak memiliki surat keterangan bebas covid-19,” ungkap Dandim 1423 Soppeng.

Sementara, Kapolres Soppeng AKBP Mohammad Roni Mustofa, menyampaikan bahwa dalam pantauannya di Bulan Suci Ramadhan, telah ditemukan Jamaah Masjid tidak memakai masker saat salat tarawih.

“Saya dapat di Masjid Lilirilau dan Donri-Donri, 99 persen jamaah tidak memakai masker,” sebut AKBP Mohammad Roni Mustofa.

Baca Juga : Wabup Soppeng Lutfi Halide Lepas Kafilah MTQ

Setelah mendengar beberapa masukan, Wakil Bupati Soppeng terasa was-was atas penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Soppeng.

“Saya takut kalau kasus ini membludak, nanti saya dikira hanya datang duduk saja,” ungkap Lutfi Halide.

Hadir pada pertemuan tersebut yaitu Ketua harian BPBD Soppeng, Kadis Kesehatan, Kadis Perhubungan, Kasat Pol PP dan Damkar, Kadis Pemdes, Kepala DPPKAD dan Kabag Ops Polres Soppeng. (Yusuf)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646