0%
logo header
Senin, 13 November 2023 14:51

Jimmy Minta Percepatan Pembangunan Jalan Kabupaten Kutai Timur

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Jalan Kabupaten di Kutai Timur. (Istimewa)
Jalan Kabupaten di Kutai Timur. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUTAI TIMUR — Anggota Komisi C DPRD Kutim, Jimmy, menyuarakan urgensi pembangunan jalan kabupaten sepanjang 1100 kilometer (km) yang menjadi kewenangan kabupaten. Meskipun sudah ada pembagian tugas antara jalan nasional dan jalan kabupaten, Jimmy menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut bisa diakomodir melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pembagian antara jalan kabupaten dan jalan nasional sudah ada, sehingga memungkinkan pembangunan jalan kabupaten melalui APBD,” ujar Jimmy pada Senin (13/11/2023).

Meski pemerintah daerah melalui Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim telah melaksanakan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan, Jimmy menyoroti bahwa dari total anggaran yang dialokasikan, perbaikan jalan baru mencapai 10 persen dari total panjang jalan kabupaten.
Untuk mengejar target pembangunan dan mengatasi ketertinggalan, program pembangunan jalan dijadikan prioritas dan misi pemerintah daerah Kutim.

Baca Juga : PT BMA Diduga Tanam Sawit di Luar HGU, DPRD Kutim Rencanakan Panggil Semua Pihak Terkait

Jimmy mengungkapkan bahwa pembangunan jalan, terutama menggunakan beton dan semenisasi, belum sepenuhnya selesai, dan pengaspalan masih diperlukan.

“Proyek semenisasi atau pengecoran belum cukup untuk dikategorikan sebagai jalan. Namun, dari segi ketahanan sudah baik,” jelasnya.

Beberapa kecamatan, seperti Muara Bengkal, Muara Ancalong, Rantau Pulung, dan beberapa kecamatan lainnya, termasuk jalan Provinsi menuju Kabupaten Berau, menjadi fokus perhatian untuk perbaikan infrastruktur jalan. Jimmy berharap agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus terlibat dalam pembangunan infrastruktur jalan, mengingat APBD setempat tidak mampu membiayai perbaikan jalan sepanjang 1100 km.

Baca Juga : Agusriansyah Apresiasi Pemkab Kutim Lakukan Peningkatan Jalan Desa di Kecamatan Sandaran

“Harapannya APBN terus membantu kita, karena APBD kita tidak mampu untuk perbaikan 1100 km jalan,” pungkasnya.

Jimmy menegaskan bahwa kondisi infrastruktur jalan yang baik sangat penting untuk mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kutim. Jalan yang rusak berpotensi menghambat distribusi barang, akses masyarakat ke fasilitas publik, serta meningkatkan biaya transportasi.

Oleh karena itu, percepatan pembangunan jalan kabupaten harus menjadi prioritas pemerintah daerah Kutim dalam RPJMD maupun rencana kerja tahunan. Dengan dukungan APBD dan APBN yang memadai, diharapkan target pembangunan 1100 km jalan dapat segera terwujud. (ADV)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646