0%
logo header
Kamis, 07 Desember 2023 08:15

Kanwil Kemenkumham Sulsel Lakukan Pengawasan Orang Asing di Barru

Chaerani
Editor : Chaerani
Tim Kanwil Kemenkumham Sulsel saat melakukan sesi wawancara kepada tenaga kerja asing di PLTU Barru, kemarin. (Dok. Humas Kanwil Kemenkumham Sulsel)
Tim Kanwil Kemenkumham Sulsel saat melakukan sesi wawancara kepada tenaga kerja asing di PLTU Barru, kemarin. (Dok. Humas Kanwil Kemenkumham Sulsel)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BARRU — Divisi Keimigrasian, Kanwil Kemenkumham Sulsel melakukan pengawasan orang asing di Kabupaten Barru.

Pengawasan ini dilakukan melalui operasi gabungan yang dipimpin Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Kanwil Kemenkumham Sulsel Mariana bersama 20 personil dari berbagai instansi. Mulai dari Kanim Makassar, Kanim Parepare, Rudenim Makassar, Kanim Palopo, BAIS, TNI, Polri, Kesbangpol Provinsi Sulsel dan BIN.

Operasi gabungan ini pun menyasar pekerja asing yang bekerja di PLTU Sulsel Barru II (PT. Mitsubishi Corporation).

Baca Juga : Toyota Expo by Kalla Hadirkan Ragam Program Spesial Bagi Pelanggan

“Dalam operasi gabungan ini kami melakukan pemeriksaan dokumen terhadap empat orang tenaga kerja asal Jepang. Selain itu, kami juga melakukan wawancara kepada mereka,” kata Mariana usai pelaksanaan operasi gabungan, kemarin.

Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan dokumen dan wawancara, pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran Keimigrasian yang dilakukan oleh keempat TKA asal Jepang tersebut.

Menurut Mariana, pelaksanaan operasi gabungan tersebut sebagai langkah lanjutan dari rapat Timpora yang diadakan beberapa waktu

Baca Juga : Hilux Rangga Akan Pra Launching di Toyota Expo by Kalla

“Kita melaksanakan operasi gabungan ini tentunya untuk menjaga ketertiban dan keamanan yang ada di Sulsel. Apalagi saat ini menjelang Pemilu 2024, jadi Kami harus memperketat pengawasan pergerakan orang asing,” ujar Mariana.

Selain itu, pengawasan tersebut juga sebagai salah satu langkah antisipasi agar Warga Negara Asing (WNA) yang ada di Sulsel tidak melakukan pelanggaran yang berpotensi mengganggu jalannya Pemilu di 2024 mendatang.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646