0%
logo header
Jumat, 02 April 2021 23:31

KLB ‘Abal-abal’ Ditolak, Demokrat Sulsel Gelar Syukuran Dengan Anak Panti Asuhan

KLB ‘Abal-abal’ Ditolak, Demokrat Sulsel Gelar Syukuran Dengan Anak Panti Asuhan

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Berakhir sudah prahara yang melanda internal Partai Demokrat. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) resmi menolak hasil KLB Demokrat versi Moeldoko yang digelar di Deli Serdang, 5 Maret lalu.

Menyikapi keputusan tersebut, DPD Partai Demokrat Sulsel menggelar syukuran. Para pengurus berkumpul di rumah jabatan Ketua Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe di Jalan Penjernihan Raya, Makassar, Jumat (02/04/2021) malam.

Syukuran tersebut dirangkaikan dengan doa dan dzikir bersama. Tak lupa, partai berlambang mercy tersebut mengundang puluhan anak panti asuhan.

Baca Juga : Lokarasa Eats & Drink Tawarkan 6 Menu Spesial Harga Rp15 Ribu

Para pengurus memberikan santunan kepada para anak yatim piatu tersebut. Sembari berdoa bersama dan mengucap syukur atas keputusan Kemenkumham yang tetap menganggap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai kepengurusan yang sah.

“Pada kesempatan ini, kami mengundang anak panti asuhan untuk berbagi kebahagiaan. Ini merupakan bentuk kesyukuran kita dengan keputusan tersebut,” kata Ketua Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe dalam sambutannya.

Momen tersebut, kata Ulla, sapaan akrabnya, juga dimaksudkan untuk menjalin tali silaturahmi. Terutama menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.

Baca Juga : IOH Bersama Lintasarta dan Pemkab Tubaba Implementasikan Faskes Berbasis Digital

“Sudah hampir satu tahun terakhir kita tidak berkumpul bersama. Pertama karena pandemi Covid-19 dan kedua karena adanya masalah internal ini. Para pengurus inti memilih fokus untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi,” tambah Ulla.

Menurut wakil ketua DPRD Sulsel itu, dengan tidak disahkannya hasil KLB ‘abal-abal’ versi Moeldoko tersebut, maka saat ini masalah tersebut telah selesai.

“Kita sangat bersyukur karena pemerintah sangat objektif dalam menangani masalah ini. Pemerintah menunjukkan bahwa mereka patuh dengan aturan yang ada,” jelas Ulla.

Baca Juga : Keluarga Korban Kekerasan Seksual Perempuan Disabilitas di Lutim Desak Pelaku Ditersangkakan

“Pak AHY telah berpesan kepada kita semua untuk menyambut keputusan ini dengan sujud syukur. Tak perlu ada euforia berlebihan. Mari kita tunjukkan bahwa berpolitik itu mesti santun dan menjunjung tinggi aturan-aturan yang berlaku,” demikian Ulla. (Rizal)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646