0%
logo header
Kamis, 27 Juni 2024 15:33

Kukar Siap Sambut Penilaian Wahana Tata Nugraha 2024 dengan Infrastruktur dan Digitalisasi Transportasi

M. Imran Syam
Editor : M. Imran Syam
Wabup Kukar, Rendi Solihin hadiri penilaian Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024 Kemenhub RI. (Istimewa)
Wabup Kukar, Rendi Solihin hadiri penilaian Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024 Kemenhub RI. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUTAI KARTANEGARA — Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin, memaparkan kesiapan daerahnya dalam menghadapi penilaian Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024 dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Paparan disampaikan di hadapan tim juri di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (27/06/2024).

Rendi menyampaikan bahwa Kukar memiliki visi untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan bahagia. Salah satu misinya adalah meningkatkan kualitas layanan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah. Hal ini menjadi dasar bagi Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, dan OPD terkait dalam melaksanakan tugasnya.

“Visi dan misi ini untuk mewujudkan Kukar Idaman, yaitu Inovatif, Daya Saing, dan Mandiri,” ujar Rendi Solihin.

Baca Juga : Bupati Kukar Buka MTQ Antar OPD, ASN Jadi Pelopor Gerakan Mengaji

Komitmen tersebut dibuktikan dengan menggelontorkan dana yang signifikan untuk sektor transportasi. Pada tahun 2021-2024, anggaran untuk sektor ini mengalami kenaikan, baik dari segi nilai maupun persentasenya terhadap APBD Kukar.

Tahun 2024, anggaran mencapai Rp 1,5 triliun atau 11,5% dari APBD Kukar yang mencapai lebih dari Rp 13 triliun. Dana tersebut dibagi untuk Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum.

Selain infrastruktur, Kukar juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) perhubungan. Hal ini dilakukan melalui pelatihan dan pendidikan, termasuk kerjasama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Mempawah Kemenhub dan Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD.

Baca Juga : Kukar Jadi Tujuan Kunjungan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat Dua

Di bidang digitalisasi, Kukar telah menerapkan berbagai sistem seperti Si Pedal (Sistem Informasi dan Persetujuan Andalalin), SAMSON (Simple Monitoring System) LPJU, Tilang Elektronik, Pembayaran Parkir melalui QRIS, Si Pokir (Sistem Pendaftaran Online Uji KIR), dan lain sebagainya.

“Untuk melengkapi sistem tersebut, di tahun 2025 kami bertekad akan membangun ATCS sebagai suatu Sistem Manajemen Lalu Lintas Terintegrasi,” jelas Rendi.

Sebagai daerah Mitra Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kukar juga membangun konektivitas antar wilayah, seperti Jalan Jonggon-IKN Nusantara, Jembatan Sebulu yang menghubungkan IKN Nusantara, Kukar, dan Kutim, serta program-program lainnya untuk mendukung transportasi yang berkelanjutan.

Baca Juga : Bupati Kukar Resmikan Jembatan Desa Sedulang, Muluskan Akses Masyarakat dan Tingkatkan Kesejahteraan

Upaya Kukar ini membuahkan hasil dengan diraihnya Panji Keberhasilan Bidang Perhubungan Kategori Kabupaten di Kaltim.

“Ini adalah Penghargaan yang prestisius yang diberikan oleh Pemprov Kaltim kepada Kabupaten/Kota yang berhasil meningkatkan pembangunan di bidang Perhubungan,” tutupnya.

Kukar menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur dan digitalisasi transportasi untuk mewujudkan visi dan misinya. (ADV/Prokom Kukar)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646