0%
logo header
Selasa, 26 Maret 2024 10:16

Masyarakat Inisiatif Pasang Baliho Sendiri, Bukti Dukungan untuk Syahar Maju Pilkada Sidrap

Rizal
Editor : Rizal
Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif. (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif telah menegaskan sikap akan maju sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Sidrap pada Pilkada 2024 mendatang.

Syahar menjelaskan bahwa pilihannya ikut Pilkada Sidrap karena tiga hal. Pertama, dukungan masyarakat Sidrap sendiri yang berharap agar politisi NasDem itu “pulang kampung” membangun Sidrap.

“Memang masyarakat sendiri yang meminta saya mencalonkan Bupati Sidrap. Mereka senang waktu mendengar kalau saya akan maju. Masyarakat sangat mendukung, responsnya sangat positif,” ujar Syahar saat ditemui di kantor DPRD Sulsel, Senin (25/3/2024).

Baca Juga : 13 Fakultas Deklarasikan Ikatan Alumni UMI

Bukti dukungan masyarakat agar Syahar ikut Pilkada Sidrap terlihat dari banyaknya spanduk hingga baliho berisi dukungan kepada pria berlatar belakang petani itu.

Alat peraga dengan beragam ukuran tersebar di sejumlah ruas jalan di Bumi Nene Mallomo. Spanduk itu membawa pesan dan harapan untuk Syahar menatap Pilkada Sidrap.

“Masyarakat sendiri yang cetak spanduk, pamflet sampai baliho. Alhamdulillah, saya juga tidak menyangka respons masyarakat seperti ini. Masyarakat menitip harapan kepada saya agar kejayaan Sidrap dikembalikan,” jelas Syahar.

Baca Juga : Pekerja Rentan di Desa Akan Dijamin Perlindungan Ketenagakerjaan

Pertimbangan keduanya ikut Pilkada Sidrap, kata Syahar, karena permintaan Partai NasDem. Kemudian ia mendapat dukungan penuh dari Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse.

Seperti diketahui, Partai NasDem sebagai pemenang Pemilu 2024 di Sulsel berhak untuk kursi Ketua DPRD Sulsel. Jabatan tersebut akan menjadi milik Syahar yang berhasil meraih 80 ribu suara atau terbanyak di antara semua caleg provinsi.

Jika dilantik sebagai ketua DPRD Sulsel periode 2024-2029, Syahar menegaskan tidak akan meninggalkan jabatan tersebut. Kecuali ia terpilih menjadi orang nomor satu di Sidrap.

Baca Juga : Teliti Soal Perilaku Politisi Perempuan, Desy Ratnasari Jadikan DPRD Sulsel Sebagai Lokus Penelitian Doktornya

“Ikut pilkada dulu, nanti kalau terpilih baru mundur sebagai ketua DPRD Sulsel. Banyak orang berasumsi begitu masuk sebagai calon bupati langsung mundur, tidak begitu,” kata Syahar.

“Nanti kalau sudah mau dilantik sebagai bupati baru mundur,” demikian sekretaris DPW NasDem Sulsel ini. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646