0%
logo header
Selasa, 07 Mei 2024 11:19

Museum Balla Lompoa Masih Jadi Pilihan Mahasiswa Belajar Sejarah Gowa

Chaerani
Editor : Chaerani
Mahasiswa dari berbagai provinsi saat berkunjung di Museum Balla Lompoa, kemarin. (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)
Mahasiswa dari berbagai provinsi saat berkunjung di Museum Balla Lompoa, kemarin. (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Keberadaan Museum Balla Lompoa hingga saat ini masih dijadikan pilihan bagi kaum pelajar yang akan mengenal sejarah hingga kebudayaan Kabupaten Gowa.

Salah satunya yang dilakukan puluhan mahasiswa dari program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Mereka yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia terlihat antusias saat memasuki dan melihat seluruh koleksi museum di sela-sela kunjungannya.

Salah seorang Mahasiswa Widya mengatakan, kunjungannya bersama mahasiswa yang kini tugas belajar di Univesitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar untuk mengenal lebih jauh budaya, adat istiadat dan situs sejarah Kerajaan Gowa.

Baca Juga : Hari Pertama, 15 Cakada Uji Kelayakan di Demokrat Sulsel

“Kami sangat antusias saat menerima materi pengenalan tentang seluruh yang ada di Museum Balla Lompoa ini oleh bapak pemandu,” katanya di sela-sela kunjunganya, kemarin.

Dalam program ini mahasiswa berasal dari sejumlah provisi. Mulai dari Yogyakarta, Riau, bahkan hingga Papua Barat. Olehnya, pengenalan sejarah dan kebudayaan Kerajaan Gowa hingga menjadi sistem pemerintahan seperti saat ini menjadi pembelajaran yang luar bisa.

“Kami mendapat pengetahuan baru, khususnya tentang sejarah Kerajaan Gowa dan koneksitasnya dengan berbagai kerajaan lainnya yang ada di Indonesia. Selain itu, kami juga melihat-lihat sejumlah benda pusaka peninggalan Kerajaan Gowa,” terangnya.

Baca Juga : DM dan Syahar Ngopi Bareng di Gowa, Jajaki Tambahan Koalisi di Pilkada 2024

Menurutnya, dengan berkunjung ke pusat-pusat sejarah akan semakin memperluas pengetahuan mereka tentang sejarah daerah. Salah satunya, Kabupaten Gowa.

“Kita juga dapat melihat langsung berbagai benda pusaka peninggalannya. Apalagi ternyata, Kerajaan Gowa memiliki hubungan dengan sejumlah kerajaan lainnya yang ada di Indonesia. Jadi dengan begini, kita tak hanya tahu tentang sejarah kerajaan di daerah sendiri saja,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa Ikbal Thiro menjelaskan, intensitas kunjungan mahasiswa ke Museum Balla Lompoa cukup tinggi hingga saat ini. Salah satunya yang dilakukan dari program Pertukaran Mahasiswa Merdeka yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek.

Baca Juga : Syaharuddin Alrif Janji Kawal Polemik Seleksi KPID Sulsel Hingga Tuntas

“Bukan hanya ke museum ini saja tetapi sejumlah lokasi bersejarah lainnya. Jadi selain untuk mengetahui sejarah kerajaan dan adat di Gowa, mereka juga membandingkan dengan kerajaan yang ada di wilayahnya,” ujar Ikbal.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646