REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar terus mengambil bagian dalam meningkatkan edukasi keuangan kepada berbagai pihak.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang tepat, serta perlindungan dari berbagai risiko keuangan.
Kali ini melalui kolaborasi bersama Pangkalan TNI AU (Lanud) Hasanuddin dan PT Pergadaian, pihaknya menyelenggarakan Edukasi Keuangan bagi personel Lanud Hasanuddin beserta keluarga. Diikuti 300 peserta, pertemuan ini berlangsung di Gedung Serba Guna Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Hasanuddin.
Baca Juga : Azis Peter Ajak Warga Gowa Jaga Kedamaian Daerah
Kegiatan ini dihadiri oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin, Lina Vincentius Endy Hadi Putra.
Moch Muchlasin mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pemanfaatan layanan keuangan digital yang aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Dimana, didorong melalui pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan yang bijak di era digital, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan keuangan, seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, penipuan daring (online scam), dan penyalahgunaan data pribadi.
Baca Juga : Beri Kontribusi Ekonomi, Perputaran Uang di MHM 2026 Tembus Rp52,3 Miliar
“Literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak,” ujarnya, dalam pertemuan.
Apalagi, ia menilai bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi sektor jasa keuangan, masyarakat dituntut untuk tidak hanya mampu memanfaatkan berbagai layanan keuangan digital, tetapi juga memahami manfaat, risiko, serta hak dan kewajibannya sebagai konsumen Jasa keuangan.
Olehnya, kolaborasi antara OJK dan PT Pegadaian ini diharapkan dapat memperkuat budaya sadar keuangan di lingkungan TNI Angkatan Udara. Melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan, personel Lanud Sultan Hasanuddin beserta keluarga diharapkan semakin cakap dalam mengelola dan mengambil keputusan keuangan, mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak, dan terlindungi sebagai konsumen jasa keuangan.
Baca Juga : Ketika Pelajaran Sosiologi Masuk Era Digital: Universitas Megarezky Bekali Guru dengan LMS dan QR Code
“Termasuk pula dapat memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara optimal untuk mendukung terwujudnya kesejahteraan keluarga dan sistem keuangan yang inklusif, sehat, serta berkelanjutan,” harap Muchlasin.
Dalam pertemuan, OJK Sulselbar juga menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus risiko bagi masyarakat. Sehingga, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai modus kejahatan di sektor keuangan, seperti penipuan digital, penyalahgunaan data pribadi, serta praktik judi online yang dapat menimbulkan kerugian finansial maupun dampak sosial.
Sejalan dengan itu, OJK mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak memberikan PIN maupun kode One Time Password (OTP) kepada pihak lain, serta selalu waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi tanpa risiko.
Baca Juga : Upaya KALLA Jaga Biodiversitas Pesisir, Aksi Mangrove Lestari Raih Gold ISRA 2026
Sementara, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini.
Menurutnya, edukasi keuangan menjadi bekal penting bagi personel TNI AU dan keluarga dalam mengelola keuangan secara sehat, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menghindari berbagai risiko kejahatan keuangan yang semakin berkembang di era digital.
“Kegiatan ini sangat memberikan yang bagus, utamanya dalam memberikan edukasi kepada personel dan anggota keluarga dalam mengelola keuangan mereka secara sehat dan bijak,” tegasnya.
