0%
logo header
Kamis, 09 Maret 2023 20:05

Pasokan Listrik PT Huadi Nickel-Alloy Kini Terbesar di Sulawesi

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Smelter PT Huadi Nickel-Alloy Bantaeng, Sulawesi Selatan. (Ist)
Smelter PT Huadi Nickel-Alloy Bantaeng, Sulawesi Selatan. (Ist)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BANTAENG — PT PLN (Persero) sebagai jantung perekonomian Indonesia, terus berkomitmen untuk menyediakan layanan listrik yang berkelanjutan dan dapat diandalkan bagi para pelaku industri.

Kali ini, PLN berhasil menambah pasokan listrik bagi smelter milik PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia (HNI) sebesar 30 Mega Volt Ampere (MVA). Industri smelter yang terletak di Kabupaten Bantaeng tersebut kini menjadi yang terbesar di Sulawesi dengan total daya sebesar 310 MVA.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin menyampaikan, smelter merupakan salah satu proyek strategis dalam hilirisasi industri mineral di Indonesia.

Baca Juga : Sukseskan Perhelatan Beautiful Malino 2024, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip dari Energi Hijau

Untuk itu, PLN sebagai jantungnya perekonomian Indonesia siap mendukung dan berkomitmen penuh dengan menyuplai daya listrik yang dibutuhkan oleh perusahaan smelter.

“Kami bangga kembali dipercaya untuk memasok listrik ke industri Smelter. Oleh karena itu, PLN berkomitmen memenuhi kebutuhan listrik dan memberikan pelayanan terbaik untuk industri smelter,” ujar Andy.

Andy menambahkan, di tahun 2023 PLN akan kembali memasok tambahan daya sebesar 80 MVA, sehingga total daya akan menjadi sebesar 390 MVA

Baca Juga : Pertama di Sulselrabar, Kelurahan Bonto Lebang Gunakan Energi Bersih melalui REC dari PLN

PLN UID Sulselrabar mencatatkan realisasi konsumsi listrik dalam sejarah, hingga Desember 2022 realisasi konsumsi listrik di Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselrabar) mencapai 9,54 Tera Watt Hour (TWh) atau tumbuh 16,53 persen dibandingkan tahun lalu.

Sedangkan pertumbuhan konsumsi listrik di sektor Industri sepanjang tahun 2022 naik cukup signifikan, yaitu sebesar 61,65 persen.

“PLN berkomitmen untuk melayani kebutuhan listrik smelter tepat waktu, sehingga investor kini bisa fokus pada bisnis inti perusahaan,” tutup Andy.

Baca Juga : Melalui Program TJSL, PLN Dukung Pelaku UMKM Dengan Mengadakan Pelatihan Desain Produk

Di sisi lain, Direktur Utama PT HNI, Jos Stefan Hidecky mengatakan, PLN selama ini telah memberikan dukungan listrik andal dalam operasional smelter PT Unai.

Sehingga, ia meyakini penambahan daya menjadi 30 MVA yang diberikan PLN ini akan meningkatkan kapasitas operasional smelter perusahaan untuk tahun 2023.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas pasokan listrik sejauh ini. Dengan tambahan 110 MVA di tahun ini, kami berharap dapat meningkatkan operasional perusahaan kami,” kata Jos.

Baca Juga : PLN Ajukan Anggaran Rp3 Triliun PMN 2025 Untuk Bangun Kelistrikan Daerah Terpencil

Tercatat, total pelanggan Tegangan Tinggi dalam wilayah kerja PLN UID Sulselrabar kini menjadi  sebanyak 5 pelanggan dengan total daya 432 MVA.

Penulis : Boby NS
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646