0%
logo header
Sabtu, 22 Januari 2022 21:33

Pemda Buteng Gencar Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Tingkat SD

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Gedung SD Negeri 1 Mawasangka
Gedung SD Negeri 1 Mawasangka

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BUTON TENGAH – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), menggencarkan sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 7-11 tahun di seluruh satuan pendidikan setingkat Sekolah Dasar (SD).

Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Sepala Sekolah SDN 1 Mawasangka, Halsin Rimbi bersama sejumlah orang tua siswa pagi tadi, Sabtu (22/01/2022).

Sosialisasi yang dilaksanakan tersebut berdasarkan pada surat masuk dari kantor sekretariat daerah bernomor 005/085 tahun 2022.

Baca Juga : Toyota Expo by Kalla Hadirkan Ragam Program Spesial Bagi Pelanggan

“Sosialisasi ini adalah tindaklanjut dari rapat yang dihadiri oleh bapak Sekda, bapak Wakapolres bersama kepala dinas pada tanggal 20 Januari lalu,” ucap Halsin saat membuka rapat sosialisasi bersama orang tua siswa.

Dalam pelaksanaannya, kata Halsin, sosialisasi vaksin yang digelar tidak hanya dilakukan oleh SDN 1 Mawasangka saja, akan tetapi hampir di seluruh sekolah yang ada di Buteng khususnya di satuan pendidikan sekolah dasar dilakukan sosialisasi.

Melalui kesempatan itu harapannya agar para orang tua siswa mau mengikutsertakan anaknya yang telah menginjak usia 7 hingga 11 tahun dalam program nasional tersebut.

Baca Juga : Hilux Rangga Akan Pra Launching di Toyota Expo by Kalla

“Sebagai orang tua saya kira kita tidak perlu takut karena dosis yang diberikan tentunya akan berbeda dengan orang dewasa. Vaksin ini penting karena boleh dibilang sebagai imun untuk menangkal Covid-19, jadi ini sangat baik,” tuturnya.

Olehnya itu, lanjut Halsin, bagi orang tua yang menginginkan anaknya menerima vaksin agar melakukan pendampingan dengan membawa kartu keluarga atau copian kartu identitas (KTP).

“Kehadiran orang tua akan membantu mengkonsultasikan kesehatan anaknya saat menerima vaksin. Kalau anaknya sakit tentu tidak akan diberikan,” ungkapnya.

Baca Juga : OJK: Sektor Jasa Keuangan Indonesia Stabil, Kinerja Perbankan Positif

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buteng, Abdullah saat dikonfirmasi membenarkan adanya sosialisasi vaksin di satuan pendidikan sekolah dasar.

Hal itu dilakukan untuk bisa mendongkrak angka partisipasi vaksin di Buteng yang saat ini masih terbilang rendah yaitu 57,11%.

Dalam pelaksanaan sosialisasi, pihak sekolah tidak boleh memaksakan orang tua, kepada anak untuk menerima vaksin.

Baca Juga : Minta Dukungan Maju ke Pilkada Gowa, Abd Rauf Kunjungan Tokoh ke Biringbulu

“Hanya disampaikan kepada para orang tua akan pentingnya vaksin terhadap anak. Karena itu adalah kebutuhan supaya anak anak kita sehat,” kata Abdullah.

Sementara itu, lanjut Abdullah, untuk siswa yang tidak mengikuti vaksinasi, dipastikan tidak akan ada penahanan bantuan pada siswa.

“Ada yang sarankan untuk tahan bantuan siswa seperti PIP (Program Indonesia Pintar) tapi saya tidak mau. Intinya kita berikan pemahaman kepada orang tua siswa agar anaknya mau divaksin,” tutup Abdullah. (*)

Penulis : Rudi Ard
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646