Pemkab Gowa Gandeng FT Unhas Bentuk Tiga Desa Binaan

  • Bagikan

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT-Unhas) melaunching desa binaan di tiga desa berbeda yang ada di sejumlah kecamatan.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, dalam pembangunan desa binaan ini disiapkan di Desa Kanjilo di Kecamatan Barombong, Desa Buakkang di Kecamatan Bungaya serta satu kelurahan yaitu Kelurahan Sungguminasa di Kecamatan Somba Opu.

“Kedepan kita berharap bukan hanya dua desa ini yang akan dilakukan pendampingan. Tetapi kita berharap semua desa yang ada di Kabupaten Gowa yang memiliki potensi bisa didampingi oleh FT Unhas sehingga nantinya kehadirannya bisa berdampak baik bagi masyarakat,” katanya di sela-sela launching desa binaan di halaman Fakultas Teknik Unhas Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (2/10/2021).

Adnan mengaku, kehadiran desa binaan ini juga tentu akan membantu pemerintah dalam pembangunan, serta dalam menyejahterakan masyarakat di Kabupaten Gowa

“Kita berharap kehadiran FT Unhas ini bisa memberikan manfaat yang baik bagi daerah kita dan juga masyarakat yang ada disekitar kampus ini,” harapnya.

Sementara, Dekan Fakultas Teknik Unhas Prof. Muhammad Arsyad menjelaskan, desa binaan ini merupakan bentuk dukungan FT Unhas kepada pemerintah utamanya untuk memajukan Kabupaten Gowa. Peresmiannya juga dilakukan di sela-sela Dies Natalis Fakultas Teknik Unhas ke-61 Tahun.

“Jadi ini bentuk dukungan kami dari kamu dalam membantu pembangunan di Kabupaten Gowa. Tentu kita harus bekerjasama dan berkolaborasi serta menjadi lembaga pendidikan yang menjadi bagian dari pembangunan daerah,” jelasnya.

Prof. Arsyad menyebutkan, desa yang dipilih ini merupakan masing-masing perwakilan desa di wilayah kecamatan yang ada di dataran tinggi dan dataran rendah. Selama pendampingan, pihak universitas membantu pemerintah desa dalam menangani permasalahan yang ada, salah satunya pada penanganan bencana.

Seperti di Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya dengan potensi bencana alam longsor, Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong dan kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu dengan potensi banjir.

“Seperti desa di dataran tinggi ini, potensi longsor. Jadi kita akan membantu desa itu bagaimana konsep atau langkah-langkah mitigasi bencana. Kemudian mengembangkan infrastruktur misalnya drainase jalan desa dan kelurahan serta teknologi-teknologi terapan lainnya,” ungkapnya. (Rhy)

  • Bagikan